Sunday, 24 September 2017

Enam Bulan Terkulai, Penderita Hernia Miskin Dibawa ASRI ke RS

Kamis, 20 April 2017 — 20:59 WIB
H Rustandie, bos ASRI (Aliansi Sahabat Rustandie) memboyong Sanwani, warga kurang mampu menderita hernia ke rumah sakit. (dadan)

H Rustandie, bos ASRI (Aliansi Sahabat Rustandie) memboyong Sanwani, warga kurang mampu menderita hernia ke rumah sakit. (dadan)

PURWAKARTA (Pos Kota) – Aliansi Sahabat Rustandie (ASRI) membantu pengobatan warga kurang mampu asal Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang terkulai lemas terkena hernia, Kamis (20/4). Nurhadi Sanwani (30) sudah enam bulan terkulai menderita hernia, dibawa ASRI ke RS.

Ketiadaan biaya, memaksa Nurhadi Sanwani, 30, tak menjalani tindakan medis. Keluarga pasrah dan memilih menjaga Sanwani di rumah. “Mau berobat pakai apa, pak? Buat sehari-hari juga susah,” ujar istri Sanwani, Aam Nurhayati, 23.

Komunitas ASRI yang dikomandoi Uca membawa serta bosnya, H Rustandie SH, langsung memboyong Sanwani ke rumah sakit.  Bahkan kalau ada kendala akan dibawa ke Bandung.

“Sanwani dirujuk ke rumah sakit memakai KIS. Kita bantu proses penyembuhan Sanwani dengan membawanya ke RSUD Bayu Asih. Bila menemui kendala di RSUD, kita bisa mengevakuasinya ke RS di Bandung,” ujar Rustandie, yang juga Anggota DPRD Provinsi Jabar itu.

Sebelum memboyong ke rumah sakit, Rustandie juga menyantuni keluarga Sanwani yang sehari-harinya bekerja menghimpun rongsokan, dengan sembako dan sejumlah uang.

“Untuk bekal keluarga sehari hari, selama dia menjalani perawatan medis. Mohon doanya Sanwani kembali kerumah dalam keadaan sehat lagi,” kata Rustandie.

Diungkapkannya, selain Sanwani, terdapat 3 orang lagi yang bernasib serupa dengan Sanwani yakni sakit. Ditambah istri Sanwani kini tengah hamil tujuh bulan.

“Dia itu tinggal dirumah mertuanya. Dirumah itu juga sebagian penghuninya sama sedang sakit. Sanwani mungkin yang agak repot dan perlu cepat mendapat tindakan medis,” ujarnya.

Kades Cipinang H Ahmad mengatakan pihaknya telah mengupayakan pengobatan maksimal untuk kesembuhan Sanwani. “Kami pernah membawa Sanwani ke rumah sakit swasta dan menjalani operasi hernia,” ungkapnya.

Pasca operasi itu, lanjut Ahmad, kondisi Sanwani sempat membaik dan tim medis menyarankan menjalani perawatan dirumah. “Kondisinya kembali ngedrop kemungkinan karena tak kontinyu pengobatannya. Kami telah bantu membuatkan KIS agar berobat gratis,” pungkasnya. (dadan/win)