Thursday, 22 June 2017

Karateka Juga Aktor Laga dari Jepang Tularkan Ilmu di Indonesia

Kamis, 20 April 2017 — 18:25 WIB
Aktor laga asal Jepang, Tetsuya Naka (paling depan) saat memberikan ilmu kepada sabuk hitam Indonesia . (prihandoko)

Aktor laga asal Jepang, Tetsuya Naka (paling depan) saat memberikan ilmu kepada sabuk hitam Indonesia . (prihandoko)

JAKARTA (Pos Kota) – Instruktur karate internasional yang juga aktor laga asal Jepang, Tetsuya Naka, memberikan ‘ilmu’ kepada sabuk hitam dari 9 perguruan karate aliran sotokan dalam ajang Amura Master Camp 2017 yang digelar di GOR Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (20/4).

Perguruan Karate Amura dan 8 perguruan karate yang ada di Indonesia, seperti Inkai dan Inkanas mendapatkan pengalaman berharga dengan kehadiran sensei Tetsuya Naka. Mereka mendapatkan transfer ilmu beladiri karate dan pengetahuan yang selama ini tidak pernah diperoleh.

Tetsuya sendiri merasa senang dapat hadir dan melakukan pencerahan kepada karateka sabuk hitam di Indonesia. “Saya senang bisa hadir di Indonesia. Kehadiran saya ke sini bukan hanya memfokuskan diri memberikan teknik dasar, tapi juga ingin menularkan filosofi sejati seorang karate yang menjunjung tinggi kesantunan orang timur ,” kata pria yang juga pelatih di Japan Karate Association (JKA) itu.

Tetsuya Naka menularkan salah satu hal sederhana, dimana rasa hormat harus dimiliki seorang karateka. Ia membuktika lewat hormat merunduk dan dikombinasikan dengan pernafasan pukulan akan lebih bertenaga. Pernafasan dan gerakan hormat menjadi hal yang ditekankan pria yang sudah membintangi film Kuro Obi (Black Belt pada 2007) dan High Kick Girl (2009).

Ketua Umum Perguruan Amura, Ucok Marisi Zainudin Sihotang, menjelaskan transfer ilmu di hari pertama memang hanya diberikan kepada karateka senior. “Harapannya, setelah ini, yang senior bisa menularkan pada juniornya,” terang Ucok.

Ditambahkan Ucok, terpenting event Amura Master Camp 2017 diharapkan sebagai ajang silaturahmi dengan karateka Amura dari seluruh Indonesia, maupun dengan perguruan lainnya sehingga akan tercipta persatuan dan kesatuan. Sekitar 200 karateka sabuk hitam dari 27 provinsi hadir dalam kegiatan ini. Jumlah peserta itu terus meningkat di setiap kegiatan Amura Master Camp.

Agenda yang tak kalah pentingnya adalah sertifikasi pelatih dan ujian DAN. “Kegiatan inti dari Amura Master Camp ini adalah penyeragaman teknik sabuk hitam lewat Gashuku, serta seminar dan latihan yang dipandu langsung Sensei Tatsuya Naka,” ucap Ucok.(prihandoko)