Sunday, 22 October 2017

PT Aetra Dukung DP 0 Persen untuk Penyediaan Air Bersih

Kamis, 20 April 2017 — 19:45 WIB
Petugas Aetra memeriksa dan membersihkan meteran air. (Ilham)

Petugas Aetra memeriksa dan membersihkan meteran air. (Ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies dan Sandi dalam hitungan cepat, PT Aetra Air Jakarta siap mendukung program down payment (DP) 0 persen rumah dengan menyediakan air bersih.

Aertra sendiri saat ini merupakan operator penyediaan air bersih di kawasan Jakarta Utara, sebagian Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Saat ini pengembangan terhadap penyediaan air dilakukan untuk kebutuhan masyarakat. Investasi milyaran pun dilakukan salah satunya dengan membangun mesin decanter senilai Rp 5 miliar per buahnya.

Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta, Mohamad Selim menjelaskan kebutuhan air bersih yang diinginkan Anies – Sandi ke seluruh pemukiman bisa dilakukan. Sebab, program itu telah dilakukan Aetra sejak beberapa tahun dengan memberikan subsidi sekitar murah.

Subsidi ini di berikan dari pelanggan yang nilai lebih tinggi, yakni 60 banding 40 persen.  “Jadi selama kami dapat menjaga konsumen kaya sebanyak 40 persen, kami bisa berikan subsidi ke pelanggan kami yang 60 persen,” kata Selim.

Tak hanya itu, pemenuhan pelanggan menengah ke bawah untuk mendapatkan air bersih juga dilakukan oleh Aertra dengan melalui Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 Tentang Subsidi Air.

Bahkan, Presiden Jokowi sudah meminta pemberian air bersih disejajarkan dengan kebutuhan rumah dan makan.  “Ini menjadikan kita optimis kami mampu merealisasikan,” ujar Salim di HUT ke-9 Aetra.

Selim mengatakan saat ini sudah 436 ribu pelanggan yang menggunakan jasa aertra, di tahun ini, pihaknya menargetkan akan mendapatkan pelanggan baru sebanyak 18 ribu orang. Jumlah itu cukup realistis menggiatkan kemampuan aetra yang diakui mendapatkan perkembangan pesat.

Selim mengungkapkan saat ini pasokan air baku dari Jatiluhur yang bermura di Kalimalang semakin optimal dengan pembangunan dan perbaikan fasilitas yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kemen PU dan Pera dengan pasokal yang tadinya 9.500 liter per detik menjadi 10.500 liter per detik.

“Di Jakarta Utara itu yang di bawah. Cakupannya 70% itu Dewa Ruci, Kalibaru, itu 60%, di Sindang 80%. Target kita ada menambah pasokan air bersih di Area Bisnis Sindang dan Dewa Ruci (Marunda, Cilincing, Cakung, Kalibaru). Kita berantas yang illegal, dan tambah pasokan jaringan pipa air bersih sehingga penurunan permukaan tanah karena menggunakan air sumur berkurang,” katanya.

Sementara itu, Corporate Communication & Customer Manager PT Aetra Air Jakarta Astriena Veracia menyebutkan selama 2016 lalu pihaknya memiliki volume jual 176 juta meter kubik, 436 ribu pelanggan, dan NRW sebesar 43,07%.

“Tahun 2017 ini target kita volume 185,7 meter juta kubik, NRW 41,54%, serta konsumen menjadi 452.930 pelanggan baru,” kata Astriena singkat. (Ilham/win)