Wednesday, 23 August 2017

38 Rumah dekat Waduk Pluit Terbakar

Jumat, 21 April 2017 — 18:09 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara sedang melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. (Ilham)

Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara sedang melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. (Ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Sedikitnya 38 rumah kontrakan di lokasi padat penduduk di Kampung Tembok Bolong Muara Baru, Blok C, RT16/17, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (21/4) hangus terbakar. Akibatnya 114 keluarga dengan jumlah jiwa mencapai 170 orang kehilangan tempat tinggal.

Kebakaran diduga berasal dari tabung gas yang bocor milik salah satu warga. “Kami masih memintai keterangan saksi yang saat itu dilokasi, dan belum bisa memastikan asal api menunggu hasil laboratorium,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Bismo Teguh Prakoso, Jumat (21/4).

Dikatakan, hingga kini pihaknya sudah memintai keterangan dua saksi, yaitu Marto Als Tog, 43 dan Riana, 30. Kedua merupakan korban yang saat itu ada dilokasi.

Dijelaskan, pada saat kedua saksi sedang berada di rumah kemudian melihat lampu di rumah saksi kelip-kelip lalu mencium bau gosong. Tiba -tiba dari belakang rumah saksi mengeluarkan api, di duga asal api dari rumah PAK D yang merupakan penjual Es sekuteng.

Api kemudian cepat membesar lantaran bangunan kontrakan di lokasi persis di samping Waduk Pluit sebagian besar terbuat dari kayu dan triplek. Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara yang datang ke lokasi berhasil menjinakkan api satu jam lebih kemudian menerjunkan 10 Unit DPK.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, mengatakan api diketahui menyala sejak pukul 13.48 WIB dan baru dapat dipadamkan sekitar Pukul 15.49 WIB.

“Api menyambar rumah kontrakan semi permanen yang ada di pinggir Waduk Pluit, total ada 38 rumah yang terbakar,” ujar Satriadi.

Dalam kebakaran tersebut sedikitnya 38 bangunan habis terbakar meluluh lantakan tempat tinggal dari 114 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa mencapai 170 orang.

“Luas area yang terbakar mencapai 3.500 meter persegi. Api berasal dari rumah Pak Denok yang jualan sekuteng karena tabung gas 3 kg meledak, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Satriadi.(ilham)