Thursday, 29 June 2017

Bagi-bagi Bibit Pohon Kepada Pengguna Tol dan Masyarakat

Jumat, 21 April 2017 — 18:18 WIB
Rury Purwantoko, Manager Environment, Social & Responsibility dan Usaha Lain PT MMS, memberikan bibit pohon kepada pengguna jalan tol.

Rury Purwantoko, Manager Environment, Social & Responsibility dan Usaha Lain PT MMS, memberikan bibit pohon kepada pengguna jalan tol.

SERANG (Pos Kota) – Dalam dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April besok, PT Marga Mandalasakti (MMS), pengelola Tol Tangerang-Merak, membagikan bibit pohon kepada pengguna jalan tol di gerbang Tol Ciujung arah Merak, Jumat (21/4).

Bibit pohon yang dibagikan ini diantaranya bibit pohon durian, mangga, dan sirsak. “Ini upaya kita untuk meningkatkan awarness terhadap planet ini. Momen ini lebih ke arah pengguna jalan dan masyarakat,” kata Rury Purwantoko, Manager Environment, Social & Responsibility dan Usaha Lain PT MMS, kepada wartawan usai membagikan bibit pohon di kantor PT MMS Ciujung, Kabupaten Serang.

Selain kepada pengguna jalan tol, lanjut dia, bibit pohon juga diberikan kepada masyarakat sekitar jalan tol. Kali ini kepada warga di Kampung Pabuaran, Kecamatan Kragilan, yang berada di samping gerbang Tol Ciujung arah Jakarta.

Di kampung itu, MMS menyosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan dengan mengundang narasumber dari Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Banten. Warga diberi pengetahuan tentang mengelola dan memanfaatkan sampah karena masih kurang peduli dalam menjaga lingkungan.

“Sampah rumah tangga ada yang dibuang ke tanah pinggir tol. Karena kita bertetangga, kita mengajak mereka. Kita kasih pemahaman dulu tentang  pengeloalaan sampah, bagaimana pentingnya mengelola sampah, seperti reduce, reuse, and recycle. Hal itu juga kita lakukan kepada teman-teman karyawan,” ungkap Rury.

Kata Rury, warga juga diberikan pengetahuan cara memanfaatkan limbah kertas supaya bernilai. Kemudian diajak kerja bakti membersihkan sampah yang dibuang sembarangan. Dengan edukasi ini, mereka diharapkan semakin peduli dengan lingkungannya.

“Di internal perusahaan, kami juga menerapkan program Green Act yaitu program untuk mendorong karyawan bekerja dalam budaya dan lingkungan kerja yang sehat,” ungkapnya.  (haryono/win)