Monday, 29 May 2017

ISIS Klaim Dalangi Penembakan di Prancis

Jumat, 21 April 2017 — 10:40 WIB
Polisi memeriksa mobil yang digunakan oleh pelaku penembakan di Prancis. (reuters)

Polisi memeriksa mobil yang digunakan oleh pelaku penembakan di Prancis. (reuters)

PRANCIS – Kelompok militan ekstrim, ISIS, mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas aksi penembakan di dekat Istana Presiden Prancis, yang menewaskan satu orang polisi. Klaim tersebut diberitakan oleh media milik kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghadadi, Amaq.

Dikutip Reuters, Jumat (21/4/2017), media itu menyebutkan bahwa pelaku penembakan adalah Abu Yousif al-Belgiki. Sedangkan kepolisian mengatakan pria tersebut diketahui masuk dalam catatan dinas intelijen.

( Baca : Penembakan di Paris: Satu Anggota Polisi dan Pelaku Tewas )

Seperti diketahui, seorang polisi tewas dan dua lainnya terluka dalam insiden penembakan di sebuah jalan di pusat perbelanjaan Champs-Elysees, Paris, pada Kamis (20/4/2017)  malam. Saksi mata menyebutkan, seorang pria keluar dari mobil dan mengumbar tembakan dengan senapan mesin dan kemudian ditembak mati polisi.

“Polisi itu langsung roboh. Aku mendengar enam kali tembakan. Aku memiliki anak perempuan berusia dua tahun, dan aku berpikir aku akan mati… Dia mengarahkan tembakannya langsung kepada petugas kepolisian,” ujar Chelloug, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian.

Berkaitan dengan penembakan tersebut, Presiden Prancis,  Francois Hollande, mengutuk kejadian penembakan tersebut dan menyebutnya sebagai tindak terorisme.  (embun)