Thursday, 27 July 2017

Pasar Klewer Solo Dibuka Kembali, Diresmikan Presiden Jokowi

Jumat, 21 April 2017 — 16:45 WIB
Presiden Jokowi saat meresmikan Pasar Klewer.

Presiden Jokowi saat meresmikan Pasar Klewer.

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi  meresmikan dibukanya kembali Pasar Klewer di Kota Solo, Jumat (21/4). Pembangunan kembali pasar ini dibiaya APBD Kota Solo sebesar Rp16 miliar dan sisanya  dibiayai oleh APBN.

Di hadapan para pedagang, Jokowi mengutarakan pasar ini  merupakan ikon Kota Solo, dan   meskipun Pasar Klewer sesungguhnya ialah berupa pasar tradisional, namun tidak kalah dengan dengan mal-mal besar yang ada.

Pasar Klewer tidak hanya menjual produk-produk yang berasal dari Kota Solo saja. Produk dari sejumlah daerah lain turut dijajakan di dalamnya. Sebut saja Sragen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Tegal, Pekalongan, Jepara, dan Cirebon yang merupakan beberapa di antaranya. “Pasar ini menampung produk-produk rakyat untuk dipasarkan, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor,” ungkap Presiden.

Dikakatan Presiden, revitalisasi serupa juga akan di pasar-pasar tradisional lainnya. Tak hanya yang berada di Pulau Jawa, tapi juga pulau-pulau lainnya yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian.

“Di Papua ada, Aceh ada, tadi beberapa di Jawa Tengah yang juga terbakar memang belum dapat jatah saja. Syukur nanti dari APBD provinsi sudah bisa tangani, artinya APBN akan kita geser ke tempat-tempat yang memang membutuhkan,” Jokowi menjelaskan.

Presiden juga  meminta para pedagang  untuk dapat merawat dan menjaga kondisi pasar tersebut agar mampu bersaing dengan pasar-pasar modern dan membuat pengunjung terus merasa nyaman berbelanja di dalamnya.

“Saya titip betul-betul, sekarang ini ada 1.713 kios dan pelataran yang bisa menampung lebih dari seribu pedagang. Tolong kita rawat, kita jaga, pasar ini agar bersih seperti yang kita lihat sekarang ini,” tuturnya.

Tampak hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo. (Johara/win)