Friday, 26 May 2017

Pengadegan Siapkan Taman Hidroponik dan Vertikal

Jumat, 21 April 2017 — 8:50 WIB
Lurah Pengadegan, Mursid bersama tim dari PMI Jaksel tengah mempersiapkan untuk pembuatan hidroponik untuk penghijauan kawasan. (Rachmi)

Lurah Pengadegan, Mursid bersama tim dari PMI Jaksel tengah mempersiapkan untuk pembuatan hidroponik untuk penghijauan kawasan. (Rachmi)

PENGHIJAUAN lingkungan semakin digeber warga dan jajaran di Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan. Di antaranya dengan membuat taman hidroponik dan taman vertikal (vertical garden) yang tersebar di sejumlah sudut kawasan. Serta memperbanyak lubang resapan biopori (LRB) untuk mengatasi genangan.

Camat Pancoran, Hery Gunara didampingi Lurah Pengadegan, Mursid mengatakan pihaknya berupaya mempercantik kawasan dengan penghijauan lingkungan di 6 kelurahan, termasuk di Kelurahan Pengadegan.

“Lingkungan yang asri, indah, tertata dan nyaman menjadi dambaan setiap individu. Tugas kami bersama warga dan pemangku kepentingan untuk mewujudkannya,” kata Hery, Jumat (21/4/2017).

Mursid, Lurah Pengadegan menjelaskan kegiatan hidroponik, vertical garden dan LRB merupakan kerjasama dengan PMI Jakarta Selatan melalui petugas Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

Pihaknya menerima 60 set media hidroponik, yang akan ditempatkan di halaman belakang kantor Kelurahan Pengadegan sebagai percontohan, di lahan warga serta halaman rumah kader PKK yang dianggap mampu untuk merawatnya.

“Untuk vertical garden akan kami fokuskan di beberapa gang yang merupakan gang kebanggaan, salah satunya di RT 02 RW 07,” ujar Mursid.

Pengelolaan hidroponik dan vertical garden digarap tim SIBAT, sedangkan perawatannya oleh kader PKK, warga, RT dan RW setempat.

Di sisi lain lanjut Mursid, sejumlah kawasan di Kelurahan Pengadegan selama ini rentan kebanjiran karena lokasinya berada tepat di bibir Kali Ciliwung. Serta rawan genangan seperti di Pengadegan Timur Raya dan Pengadegan Utara Raya.

Menyikapinya kata Mursid, LRB hasil kerjasama dengan PMI Jaksel akan dibuat sekitar 500 titik di kedua lokasi yakni di Pengadegan Timur Raya dan Pengadegan Utara Raya.

“Sebanyak 500 titik lubang resapan biopori akan dibuat relawan dari SIBAT dibantu petugas PPSU kelurahan,” ungkapnya.

(rachmi/sir)