Sunday, 25 June 2017

Tak Mau Normalisasi Ciliwung Terhenti, Ahok: Selama Rusunnya Siap Pasti Penertiban

Jumat, 21 April 2017 — 10:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

JAKARTA (Pos Kota) – Sebelum masa jabatannya berakhir, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ingin program normalisasi sungai Ciliwung berjalan sesuai rencana. Termasuk menertibkan bangunan dan merelokasi warga yang tinggal di bantaran sungai.

“Kita akan penertiban terus. Pokoknya selama rusunnya siap pasti penertiban karena kita gak mau normalisasi sungai Ciliwung terhenti,” kata pria yang akrab disapa Ahok itu, di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017).

Menurutnya, upaya menormalisasi Sungai Ciliwung saat ini sudah berjalan 50 persen. Ia pun mengklaim sudah didapat perubahan positif dari upaya tersebut. Termasuk adanya perbaikan ekosistem.

“Kamu lihat saja sekarang Ciliwung ikan mas saja sudah hidup, berarti kan sudah berhasil. Yang alami juga kita gak lakukan, berarti sudah bagus,” ujarnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun menegaskan, penggusuran bangunan yang berdiri di bantaran Sungai Ciliwung bisa dilakukan kapan saja, asalkan rumah susun sebagai tempat relokasi siap ditempati.

“Kalau ada rumah susun siap juga kita gusur hari ini. Jadi, tergantung rusunnya siap apa enggak. Kalau rusunnya siap tetap kita teruskan normalisasi sungai,” imbuhnya.

Masa jabatan Ahok akan berakhir pada Oktober 2017. Selanjutnya, roda pemerintahan di DKI Jakarta hingga lima tahun mendatang kemungkinan besar akan dipimpin Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang pada Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua berhasil mengalahkan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Itu berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga dan KPU DKI Jakarta.

(julian/sir)