Monday, 20 November 2017

Taman Vertikal di Tugu Tani Telantar, Pak Ahok

Sabtu, 22 April 2017 — 1:18 WIB
Taman Vertikal di kawasan Tugu Tani telantar dan rusak, dikritik warga. (Joko)

Taman Vertikal di kawasan Tugu Tani telantar dan rusak, dikritik warga. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Taman Vertikal di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat sudah sekitar dua tahun ini kondisinya telantar. Tanaman hias yang dulu yang berjajar indah dan asri di ujung Jalan Ridwan Rais, Menteng, Jakpus, kini banyak yang mati sehingga mengganggu keindahan kota.

Pemandangan tak sedap di lokasi seberang Hotel Arya Duta itu banyak dikeluhkan masyarakat. Mereka menuding Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta hanya pandai mengusulkan proyek tapi tidak pandai merawatnya.

Mestinya pengadaan taman vertikal yang butuh perawatan khusus harus dipertimbangkan lagi, karena kalau perawatan ditelantarkan, maka dalam waktu singkat tanaman hias yang dipajang di media tanam secara vertikal (berdiri) langsung cepat rusak.

“Kalau Pemprov DKI sudah tak sanggup lagi merawatnya, mendingan dibongkar saja. Karena puluhan tiang media tanam vertikal yang terletak di dekat lampu merah itu bikin kumuh. Ini kok luput dari perhatian Ahok, ,” protes warga melalui SMS yang dikirim ke redaksi Pos Kota dan dimuat pada rubrik Aspirasi Warga DKI Jakarta, pekan kemarin.

Sebelumnya, Taman Vertikal tersebut juga banyak dikeluhkan pemilik bangunan di kawasan tersebut. Pasalnya, puluhan media tanam yang masing-masing berukuran lebar tiga meter dan tinggi empat meter menutup deretan bangunan toko maupun kantor. Sejumlah warga mengaku lebih senang kalau taman tersebut dibongkar saja. Di saat musim hujan saja, tanaman banyak yang mati, apalagi kalau musim kemarau, tentu semua tanaman akan kering.

Walikota Jakpus Mangara Pardede juga menyayangkan Taman Vertikal di wilayahnya tersebut kondisinya rusak parah. “Saya minta Sudin Pertamanan Jakpus untuk turun tangan mencarikan solusi,” ujarnya. (Joko)