Friday, 23 August 2019

Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak

Minggu, 23 April 2017 — 14:20 WIB
Polisi menggelar olah TKP bus maut di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Polisi menggelar olah TKP bus maut di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

BOGOR (Pos Kota) – Kepolisian kembali melakukan olah TKP  (Tempat Kejadian Perkara) Laka Lantas yang menewaskan empat orang saat berlangsung tabrakan beruntun di Jalan Raya Puncak Selarong Kecamatan Megamendung Kabupatrn Bogor pada Sabtu (22/4/2017) sekitar pukul 17:30 WIB kemarin.

Olah TKP Minggu (23/4/2017) siang ini dipimpin langsung Dirlantas Polda Jabar, Kombes Tomex Kurniawan.

Kombes Tomex menyaksikan langsung Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama melaksanakan screening TKP, pengukuran serta penandaan TKP dan Fotogrametri.

Pejabat Dishub Provinsi Jabar dan Kabupaten Bogor, PT Jasa Raharja, PPK Jalan Nasional Ciawi Puncak, dan APM bus, ikut mendampingi Dirlantas saat olah TKP.

olah TKP bus maut di puncak 1Dirlantas Polda Jabar, Kombes Tomex Kurniawan.

Menurut Kombes Tomex, bus wisata yang membawa rombongan ini mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah mobil dan motor yang sedang melaju di jalan raya.

“Pengendara harus berhati-hati saat di jalan raya. Kondisi mobil dan motor juga harus diperhatikan sebelum bepergian, agar perjalanan selamat sampai tujuan. Turunan Selarong ini memang jalur yang sangat menurun tajam,” kata Kombes Tomex kepada wartawan di Pos Gadog.

Bus pariwisata PO HS yang bermasalah pada rem, lalu menabrak Grand Livina dan saat berada di jalur kanan, terus beruntun menabrak beberapa mobil dan sepeda motor.

Korban kecelakaan dalam kejadian ini terdapat empat orang meninggal dunia, 2 orang Luka berat dan 3 orang luka ringan. “Para korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, petugas kami lakukan tindakan pertolongan dengan mengevakuasi ke RSUD Ciawi,”ujarnya.

Korban kecelakaan tabrakan beruntun masing-masing,

  1. Okta Riyansyah Purnama Putra 26, warga Kecamatan Sematang Borong, Kota Palembang,
  2. Jainudin, warga Kecamatan Sirna Galih, Kabupaten Bogor,.
  3. Dadang 45, Kepala Desa Citeko
  4. Diana Simatupang 24, Warga Kecamatan Cisauk, Kota Tangerang. Diana meninggal dunia di rumah sakit.

Sementara korban luka berat yakni, Aris Ris Beni 16, Pelajar, warga Tangerang dan Saiful Bahri 33, warga Jakarta Selatan.

Sementara korban luka ringan yakni, Hasanudin 21, warga Tangerang indah, Kota Tangerang, Tommy Gunawan 36, warga Kampung Sindang Sari, Kecamatan Tanah Baru, Kota Bogor dan .Darus Zaelani 40, warga Kampung Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian dan kantor unit Laka Lantas di Ciawi, BH, sopir bus maut, ternyata tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK.

(yopi/sir)