Monday, 24 September 2018

8 Bus Terjaring Razia di Puncak

Senin, 24 April 2017 — 18:35 WIB
operasi

BOGOR (Pos Kota) – Operasi gabungan Satlantas Polres Bogor dan DLLAJ Kabupaten menyasar bus besar dikawasan puncak Bogor Minggu (24/4/2017).
Selain bus yang membawa penumpang, truk yang mengangkut barang juga diperiksa petugas.

Operasi kendaraan besar yang melaju dari tol Jagorawi menuju puncak dan Cianjur ini berlangsung di KM 47 jalur puncak. Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, pasca kecelakaan maut dua hari lalu. Operasi serupa akan dilakukan secara rutin.

“Untuk kendaraan bus atau truk yang melanggar, diberikan tilang. Bus atau truk yang tidak layak jalan akan kami minta sopir untuk putarbalik kembali ke tol. Ini langkah pencegahan kami, dalam mencegah terulangnya kecelakaan yang berakibat pada hilangnya nyawa orang,” katanya.

Satlantas Polres Bogor juga menerapkan sistim ketat bagi bus wisata. Menurut AKP Hasby, apabila bus yang membawa penumpang untuk tujuan wisata ke puncak, namun tidak layak jalan, maka bus harus diganti terlebih dahulu oleh bus yang layak jalan.

“Penumpang harus dijamin keselamatannya. Jangan PO mau uang tapi keselamatan penumpang yang dibawa, tak dipikirkan,”ujarnya.

Pada hasil operasi gabungan ini, delapan bus tanpa surat terjaring. “Kami temukan sopir bus tidak punya SIM dan tidak bawa STNK. Kalau bus sendiri masih layak jalan. Kami berikan tilang dan bus melanjutkan perjalanan,” tandasnya.

Selain itu, tujuh bus ditemukan tak layak jalan karena kir yang mati. ‚ÄúTapi sopir nekat mengangkut penumpang. Bus kami paksa untuk diputarbalikkan dan menunggu di Unit Laka Tol untuk pergantian Bus,” kata AKP Hasby. (yopi/yp)