Tuesday, 18 September 2018

Liburan, Pedagang Pasar Burung Pramuka Panen Rezeki

Senin, 24 April 2017 — 17:58 WIB
Suasana Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur. (Joko)

Suasana Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Libur tiga hari jadi ajang panen rezeki bagi pedagang burung kicau di Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur. Pasalnya, banyak warga Jabodetabek berdatangan ke pasar itu untuk rekreasi maupun membeli burung kesayangan.

“Alhamdulillah, selama tiga hari terakhir, dagangan saya laris-manis,” ujar Yadi, pedagang, Senin (24/4/2017). “Untungnya lumayan, bisa untuk kebutuhan keluarga dan sedikit menabung,” sambung perantau Jawa Tengah yang bercita-cita ingin menunaikan ibadah haji ini.

Di kiosnya terdapat ratusan ekor burung dari berbagai jenis seperti love bird, murai batu, kacer, cucak hijau, kenari, jalak, dan lainnya. “Paling laris bahan jalak putih, banyak banget yang minat,” papar Yadi.

Menurutnya, burung jalak putih umur sekitar tiga bulan lagi booming di Jakarta karena daerah produsen atau penangkaran di Klaten dan Solo, Jawa Tengah, sedang panen raya. “Harga anakan jalak putih sekitar Rp800 ribu seekor. Kalau jalak suren Rp500 ribu,” paparnya sambil melayani pembeli yang silih berganti.

Selama liburan ini, tiap hari omset penjualan Yadi mencapai puluhan juta rupiah. Pedagang panen rezeki bukan cuma Yadi, namun ratusan pedagang lainnya. “Laris-manis. Banyak banget pelanggan membeli love bird dan murai batu,” timpal Burhan, pedagang lainnya.

Mereka mengaku senang kalau ada libur ektra seperti hari Senin ini, karena pengunjung pasti membludak. “Jualan sangkar juga laris,” tambah Tomi, pedagang sangkar.

Suharno, warga asal Depok pun, rela jauh-jauh ke Jakarta untuk beli burung. “Karena di Pasar Pramuka ini, stok burungnya sangat banyak dan lengkap. Harga memang sedikit lebih mahal, tapi kualitas burung lebih oke dan sehat,” ujar sambil mengajak istri dan anak. Keluarga ini datang ke pasar tersebut untuk rekreasi sekaligus beli burung. “Saya beli bakalan murai batu medan Rp 2,5 juta,” jelasnya. (joko/yp)