Monday, 29 May 2017

Disebut Dukung Makar, Hary Tanoe Lapor Polisi

Selasa, 25 April 2017 — 20:44 WIB
hary tanoe

JAKARTA (Poskotanews) -Hasil investigasi jurnalis Allan Nairn berjudul ‘Ahok Hanyalah Dalih untuk Makar’ sampai ke tangan polisi. Pengusaha Hary Tanoesoedibjo melaporkan hasil investigasi itu ke polisi karena nama baiknya merasa dicemarkan dan disebut sebagai pendukung gerakan makar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Hary Tanoe melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisin Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada siang tadi.

“Yang melaporkan kuasa hukum Pak Hary atas nama Christophorus Taufik S, tadi sudah ada laporannya,” ujar Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Dalam laporannya, Hary menunjuk Pasal 310 dan atau 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45A ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ia mempersoalkan namanya yang disebut dalam pemberitaan tirto.id.
Situs tirto.id merupakan situ pertama di Indonesia yang menerjemahkan berita asli hasil investigasi Allan Nairn dengan judul awal “Trump’s Indonesian Allies in Bed with ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President”.
Tirto.id menerjemahkan hasil investigasi itu dari situs The Intercept dan memuatnya atas seizin Nairn. “Terlapornya masih dalam penyelidikan, belum tahu siapa terlapornya,” imbuh Argo.

Argo menyatakan bahwa pelapor tidak mengadukan media tirto.id–yang telah menyadur tulisan Allan Nairn tersebut– tetapi melaporkan konten tulisannya yang menyinggung Ketua Umum Partai Perindo tersebut.

“Melihat ada sesuatu di web, di tirto.id ya di situ. Dia merasa tulisannya itu fitnah, makanya dia melaporkan. Sampai sekarang terlapornya belum ada, masih dalam lidik,” jelas Argo.(yendhi/us)

Terbaru

ayo
Senin, 29/05/2017 — 7:04 WIB
Geng Generasi Bingung!
Senin, 29/05/2017 — 6:58 WIB
Jaga Keselamatan Pemudik
Senin, 29/05/2017 — 6:44 WIB
TERORISME
Suasana Sidang Lanjutan e-KTP
Senin, 29/05/2017 — 6:39 WIB
Andi Narogong Jadi Saksi Sidang Korupsi e-KTP