Wednesday, 13 December 2017

Kereta Bandara Selesai September 2017

Selasa, 25 April 2017 — 23:23 WIB
Proyek pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta,

Proyek pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta,

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan kereta api Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten diharapkan selesai dan beroperasi Agustus atau September 2017.

Pembangunan Stasiun Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) hampir rampung. Diperkirakan pekerjaan akan selesai Juli-Agustus 2017.

Direncanakan pengoperasiannya kereta bandara berbarengan dengan dioperasikannya penuh Terminal 3 Bandara Soetta dan Sky Train Agustus 2017.

Yado Yarismano, Manager Humas PT Angkasa Pura II mengungkapkan kereta bandara bisa menampung 3.500 orang antara lain kapasitas Stasiun Bandara Soetta 2.000 penumpang dan bangunannya bisa menampung hingga 1.500 orang.

Nantinya kereta Bandara ini menghubungkan Stasiun Manggarai, Sudirman Baru, Stasiun Jakarta Kota, Kampung Bandan, Duri, dan Batu Ceper dengan panjang lintasan rel dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bandara Soetta 36 kilometer.

“Waktu yang dibutuhkan dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bandara diperkirakan 57 menit hingga 1 jam,” ujarnya.

Pengoperasian Stasiun Bandara Soetta akan dilakukan secara bertahap, tahap pertama akan dioperasikan empat rangkaian dimana satu rangkaian terdiri atas enam gerbong dan sanggup menampung hingga 272 penumpang. Selanjutnya jumlah kereta di Stasiun Bandara Soetta akan ditambah menjadi 10 rangkaian kereta.

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah sepakat untuk bersinergi dalam pembangunan kereta api Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tersebut guna mendukung beroperasinya sarana transportasi tersebut.

Dukungan pemerintah kota dan kabupaten ini agar mempermudah perizinannya saat ini masih ada kendala keberadaan sejumlah pabrik di sekitar lintasan yang akan dilalui kereta bandara.

Ada lima pabrik yang terkena proyek pembangunn KA Bandara Soetta. Namun, tidak semua pabrik itu harus pindah dari Kota Tangerang. Sebab, ada beberapa pabrik yang terkena proyek hanya sedikit. (dwi)