Monday, 29 May 2017

Soal Makar, Jokowi: Kok Tanya ke Saya …

Selasa, 25 April 2017 — 22:40 WIB
Presiden Joko Widodo (reuters)

Presiden Joko Widodo (reuters)

PURWAKARTA (Poskotanews.com) -Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mau berkomentar banyak terkait hasil investigasi yang ditulis jurnalis asing Allan Nairn tentang dugaan makar. Tulisan Allan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dimuat oleh media tirto.id.

Presiden Joko Widodo mempersilakan para wartawan menanyakannya kepada jurnalis yang menulis dugaan makar tersebut. “Yang menulis siapa?, ya, ditanyakan ke Allan Nairn. Kok tanyakan ke saya. Tanya ke yang nulis,” ucap Presiden di Cipulus Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4).

Laporan Allan Nairn pertama kali dipublikasikan di The Intercept, dengan judul ‘Trump’s Indonesian Allies in Bed with ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President’. Tulisan itu diterjemahkan dan ditampilkan di media tirto.id dengan judul ‘ Ahok Hanyalah Dalih untuk Makar’.

Dalam laporan itu disebutkan ada rencana kudeta yang melibatkan sejumlah perwira baik pensiunan maupun aktif. Panasnya pemilihan gubernur DKI yang menolak Ahok kembali memimpin jadi pintu masuk menggulingkan Presiden Joko Widodo.

Untuk menguatkan laporannya Allan mengutip pernyataan Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen saat diperiksa penyidik Polri terkait kasus dugaan makar. Kivlan mengaku telah mendapat ‘restu’ dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Mabes TNI pun langsung beraksi dengan menyebut berita tersebut tidak benar atau hoax. Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menyatakan isi berita yang dimuat tirto.id tidak sesuai dengan fakta. Menurutnya, pihak tirto tidak menurunkan berita tersebut sebelum dikonfirmasi. Adanya nama Panglima TNI, lanjutnya, tentu merugikan institusi.

“Dari pemberitaan tersebut, Mabes TNI akan mengambil langkah hukum dengan lapor ke Polri agar diusut dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.(us)

Terbaru

ayo
Senin, 29/05/2017 — 7:04 WIB
Geng Generasi Bingung!
Senin, 29/05/2017 — 6:58 WIB
Jaga Keselamatan Pemudik
Senin, 29/05/2017 — 6:44 WIB
TERORISME
Suasana Sidang Lanjutan e-KTP
Senin, 29/05/2017 — 6:39 WIB
Andi Narogong Jadi Saksi Sidang Korupsi e-KTP