Tuesday, 18 September 2018

Ayah Gantung Bayinya Hingga Tewas Lalu Bunuh Diri Disiarkan Lewat Facebook

Rabu, 26 April 2017 — 7:43 WIB
facebook-thailand

THAILAND- Seorang pria Thailand menyiarkan dirinya sendiri tengah membunuh putrinya lewat Facebook Live dan kemudian menghabisi nyawanya sendiri, kata kepolisian Thailand.

Ayah berusia 21 itu menggantung putrinya yang masih bayi, dan kemudian menggantung diri sendiri di hotel yang tidak difungsikan lagi di Phuket pada Senin (24/04). Ia dilaporkan melakukan aksi itu setelah bertengkar dengan istrinya.

Sanak keluarga pria Thailand itu melihat rekaman gambar yang sangat menyedihkan dan kemudian memberitahu polisi. Namun pihak berwenang terlambat menyelamatkan nyawa kedua orang itu.

Rekaman gambar menunjukkan pria tersebut mengikatkan tali pada leher putrinya, sebelum menjatuhkannya tubuh putrinya dari atap. Ia kemudian mengangkat jenazah putrinya.
Konten dicabut

Anggota keluarga bayi, termasuk ibunya sendiri, mengambil jenazah anak dan ayahnya dari rumah sakit setempat pada Selasa (25/04).

Facebook mengirim pesan bela sungkawa kepada keluarga atas insiden itu dan mengatakan konten pembunuhan itu telah dicabut.

Dalam pernyataannya, seorang juru bicara Facebook mengatakan, “Ini adalah insiden yang mengerikan dan rasa simpati kami berikan kepada keluarga korban. Sama sekali tidak ada tempat bagi konten seperti ini di Facebook dan konten itu sekarang sudah dicabut.”

Facebook berjanji untuk mengkaji ulang proses untuk menangani konten-konten seperti itu setelah rekaman gambar pembunuhan di Amerika Serikat, yang terjadi kurang dari dua minggu sebelumnya, masih dapat diakses selama empat jam.

Menyusul peristiwa tersebut, Facebook mengatakan pihaknya “secara terus menerus mengeksplorasi cara-cara yang dapat ditawarkan teknologi baru untuk membantu memastikan Facebook sebagai lingkungan yang aman”.

Pembunuhan dan bunuh diri di Thailand yang disiarkan lewat Facebook Live tersebut banyak diberitakan oleh media di negara itu, dan menjadi viral di media sosial, lapor editor BBC Thailand, Nopporn Wong-Anan.

Ditambahkannya para pengguna media sosial menyatakan kemarahan tapi juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga.(BBC)