Monday, 12 November 2018

Saipul Jamil Didakwa Suap Hakim Rp250 Juta

Kamis, 27 April 2017 — 1:29 WIB
Saipul Jamil

Saipul Jamil

JAKARTA (Pos Kota) – Pedangdut Saipul Jamil kembali duduk di kursi pesakitan. Dia didakwa menyuap ketua majelis hakim Rp250 juta dalam kasus pencabulan agar divonis ringan.

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Afni Carolina menyatakan Ipul, sapaan Saipul, menyuap ketua majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Ifa Sudewi, dengan maksud mempengaruhi putusan perkara.

“Tujuannya agar memperoleh putusan pidana yang seringan-ringannya,” kata Afni Carolina saat membacakaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (26/4).

Menurut jaksa, mantan suami Dewi Perssik tersebut tidak sendiri, melainkan bersama-sama dengan dua mantan pengacaranya, Kasman Sangaji dan Berthanatalia Ruruk Kariman, serta Samsul Hidayatullah (kakak Ipul).

Mengenakan kemeja putih bermotif kembang, usai sidang Saipul Jamil tak berani berkomentar. “Saya kebetulan jadi yang terdakwa. Lebih leluasa pengacara. Saya takut ngomong,” ucap Ipul singkat.

KASUS PENCABULAN

Ipul kini sedang menjalani hukuman 3 tahun penjara sesuai putusan majelis hakim PN Jakarta Utara pada Juni 2016.

Ipul sebelumnya ditahan Polsek Kelapa Gading dengan sangkaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Dia lantas menunjuk tim penasihat hukum yang terdiri dari Kasman Sangaji, Berthanatalia Ruruk Kariman, Azikin Hasan, Nazarudin Lubis, dan Oki Dwi Kurniyanto.

Dalam dakwaan jaksa, Berthanatalia kemudian bertemu dengan Rohadi, panitera pengadilan yang kemudian menawarkan bantuan pengurusan perkara.

Pada 8 Juni 2016, Berthanatalia bersama Rohadi bertemu dengan Ifa Sudewi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, disusul pertemuan berikutnya. Hingga disepakati uang untuk hakim Rp 250 juta karena pasal yang terbukti adalah Pasal 292 KUHP dan Saipul akan divonis 3 tahun. Ipul akhirnya dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. (deny/iw/ird)