Tuesday, 17 October 2017

Skuter Matik Berbodi Besar Untuk Ekspor

Kamis, 27 April 2017 — 2:33 WIB
Foto istimewa

Foto istimewa

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) secara resmi mengekspor produk skuter matik berbodi besar Yamaha XMax ke Eropa.

Executive Vice President YIMM Dyonisius Beti, kemarin mengatakan, motor kualitas ekspor tersebut telah memenuhi berbagai persyaratan sebagai kendaraan yang akan masuk ke Benua Biru. Salah satunya telah mengadopsi mesin 300cc yang menghasilkan emisi sesuai dengan standar Euro-4 dan fitur ABS.

Menurut Dyonisius, pihaknya mentargetkan pengiriman 4.000 unit. Dibanding suplai untuk pasar domestik, sepertinya YIMM terlebih dahulu memenuhi pasar ekspor.

Terkait negara-negara sasaran ekspor model ini, di antaranya Italia, Inggris, Prancis, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Turki, dan beberapa negara ASEAN.

“Planning dari kami dalam satu bulan ini fokus untuk pasar ekspor terlebih dahulu, setelah itu baru pasar domestik,” jelasnya.

Disinggung harga, bisa cek di situs resmi Yamaha Eropa serta di dalam negeri sendiri belum bersedia disampaikan. Model ini telah masuk dalam jajaran produk yang melengkapi model skutik berbodi besar lainnya. Banderolnya lumayan mahal, yakni 5.690 euro atau setara dengan Rp81,1 juta.

DIJUAL DI INDONESIA

Sedangkan model yang akan dijual di Indonesia, YIMM menurunkan kapasitas mesin menjadi 250cc dengan standar emisi Euro-3. “Secara tampilan fisik nyaris sama. Hanya versi Eropa ditambahkan elemen mata kucing (spotlight), pada kaki-kaki bagian depan,” tutur Dyonisius.

Presiden Direktur YIMM Minoru Morimoto, menuturkan kalau pengapalan XMax merupakan kelanjutan dari ekspor Yamaha yang sudah dilakukan sejak 2014. Ini jadi kebanggaan atas apa yang sudah dilakukan YIMM untuk menyasar konsumen di wilayah Eropa.

Ditambahkan Marimoto, pihaknya selama 20 tahun telah berperan penting sebagai bagian dari Yamaha Motor Corporation Japan dengan menghasilkan produk untuk pasar global yang sesuai standar kualitas Yamaha. Hingga saat ini Yamaha Indonesia telah mengekspor produk seperti R25, R3, NMax ke Eropa, Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara lainnya.

“Tujuan kami ingin membuat bisnis jauh lebih besar dari saat ini. Untuk beradaptasi sesuai dengan standar kualitas global, pasar domestik serta seluruh pelanggan kami. Ini juga demi memberikan kontribusi kepada pemerintah yang memerlukan ekspor lebih,” terang Marimoto. (prihandoko)