Thursday, 21 September 2017

Cewek ABG Disiram Air Keras oleh Geng Motor

Senin, 1 Mei 2017 — 23:01 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Kelompok geng motor kembali beraksi di Jakarta Timur. Kali ini, seorang wanita menjadi korban. Wajahnya disiram air keras saat tengah nongkrong di warung kopi di kawasan Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Nia Ayu Permatasari, 16, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh kelompok geng motor tak dikenal. Hampir seluruh wajahnya rusak setelah sebelumnya melepuh akibat siraman air keras yang dilakukan segerombolan anak muda yang datang menggunakan sepeda motor.

Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi ketika ia bersama rekannya sedang nongkrong di warung kopi. Kala itu, sekitar pukul 03:00, dirinya berencana pulang dan menunggu rekannya yang mengeluarkan motor. “Tiba-tiba ada gerombolan motor lewat, saya langsung disiram pakai cairan, dikira air biasa, eh taunya air keras,” kata Nia di RS Persahabatan, Jakarta Timur, Senin (2/5).

Menurut Nia, penyiraman itu berlangsung begitu cepat dan hanya berlangsung dalam hitungan detik. Usai menyiramkan air keras, pelaku langsung melarikan diri dengan memacu sepeda motornya. “Habis disiram, saya langsung berasa kepanasan dan hanya bisa teriak minta tolong,” ujar Nia.

Akibat siraman itu, Nia mengaku langsung tak sadarkan diri. Menurut rekan-rekannya, ia langsung pingsan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. “Saya sempat nggak sadar waktu itu. Yang saya rasakan hanya menahan sakit pada bagian wajah. Setelah sadar, saya sudah di Rumah Sakit,” kata Nia menceritakan kejadian yang dialaminya.

Nia menyebut, selama ini ia merasa tak punya musuh atau orang-orang yang merasa dirugikan oleh tingkahnya. Yang ia tau, ia sedang nongkrong bersama tujuh teman sebayanya untuk menghabiskan malam. “Memang lagi nongkrong sama teman-teman saya. Makanya pas disiram itu saya kaget,” ungkap Nia.

Terkait peristiwa tersebut, Kapolsek Duren Sawit, KompolYudho Huntoro membenarkannya. Menurut dia, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi mata. “Tapi kalau dari keterangan sementara, dia disiram sama kelompok geng motor,” katanya.

Meski demikian, Yudho menyesalkan kurangnya pengawasan pihak keluarga. Pasalnya, dinihari bukan saatnya remaja berkeliaran, apalagi nongkrong tidak jelas hingga pukul 03:00. “Tapi tetap pihak polsek akan menangani kasus ini dan mencari siapa pelakunya,” pungkasnya. (Ifand)