Friday, 18 August 2017

39 Terduga Preman di Jakarta Pusat Dijaring

Kamis, 4 Mei 2017 — 19:28 WIB
Puluhan pria yang dijaring Polres Jakarta Pusat

Puluhan pria yang dijaring Polres Jakarta Pusat

JAKARTA (Pos Kota) – Puluhan terduga preman dijaring polisi di lima titik yang rawan kejahatan di Tanah Abang, Senen, Menteng, Gambir dan Kemayoran, Jakarta Pusat Kamis (4/5) petang.

“Razia serentak oleh jajaran Mapolres Metro Jakarta Pusat, mengamankan 39 anak muda yang diduga preman yang sering beraksi di empat titik yang dianggap rawan,” tegas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung.

Razia diberi nama operasi cipta kondisi (Cipkon) sebelum menuju ke tempat sasaran terlebih apel mendengar arahan Kapolres Kombes Polisi Suyudi Ario Seto. Petugas saat itu diterjunkan 124 personil terdiri petugas petugas berpakaian preman dan berseragam.

Sekitar pukul 16:00 hingga 18:‎00, petugas disebar ke empat titik yang dianggap rawan. Di kawasan Tanah Abanh, polisi menjaring belasan anak muda yang lagi nongkrong dan mengatur arus kendaraan. Mereka langsung diamankan kemudian dimasukkan dalam mobil yang telah disediakan.

Di Menteng, Kemayoran, Senen, dan Gambir, petugas juga mengamankan puluhan anak jalanan yang suka nongkrong di bawah Fly Over Gambir dan Kemayoran serta Senen. Pria yang terjaring itu begitu ketangkap segera dimasukkan ke mobil kemudian diangkut ke Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Petugas juga menemukan tiga senjata tajam di Tanah Abang dan Gambir. “Ya benar ada pisau lipat tak bertuan ditemukan di jalanan,”papar petugas yang berada dilokasi.

Total yang terjaring 39 orang. Mereka masdih diperiksa. “Jika terbukti ada narkoba atau sajam tentu akan kita proses sedang yang tidak punya identitas akan kita suruh untuk diambi keluarga, jika tetap tidak memiliki akan dikirim ke dinas sosial,”ujar AKBP Tahan Marpaung‎.

Razia preman akan terus dilakukan Mapolres Metro Jakarta Pusat, dan berakhir hingga usai Lebaran. “Mereka yang terjaring itu sudah kami foto satu persatu, jika ketangkap lagi kami tidak akan segan untuk menindak lanjuti,” tegas Kapolres Kombes Suyudi Ario Seto.(silaen)