Friday, 21 September 2018

Oso Langsung Proses Pemecatan Miryam

Kamis, 4 Mei 2017 — 21:14 WIB
Miryam S Haryani dikawal petugas tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (dok)

Miryam S Haryani dikawal petugas tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (dok)

JAKARTA (poskotanews.com) -Partai Hanura resmi memecat Miryam S Haryani yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum dipecat, Miryam telah dinonaktifkan sebagai anggota DPR.

Rencana pemecatan Miryam Disampaikan Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (Oso). Semula Hanura masih akan menunggu keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap dalam proses dugaan keterangan palsu ini. Namun partai ingin gerak cepat dan mengambil keputusan tersebut.

Meski begitu, belum diputuskan siapa calon anggota DPR yang akan masuk menggantikan Miryam yang masih tercatat sebagai anggota Komisi V DPR tersebut.

Meski posisinya di DPR akan diganti, tapi keberadaannya di partai yang juga sebagai pengurus masih dibiarkan. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang belum akan memberhentikannya. “Untuk di DPR saya gantikan dulu, sampai mekanisme pergantiannya berjalan. Kalau posisinya di pengurus partai kita tunggu dulu sampai proses hukum selesai,” ujarnya, Kamis (4/5).

Miryam menjadi tersangka karena diduga memberikan keterangan palsu saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus E-KTP. Bahkan Miryam sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) aparat, setelah dipanggil KPK hingga dua kali tetapi tak ada beritanya. Akhirnya dia ditangkap di sebuah hotel kawasan Kemang, Jakarta Selatan.(us)