Saturday, 17 November 2018

Produksi Miras Oplosan untuk Acara Keagamaan, Pabriknya Digerebek Polisi

Kamis, 4 Mei 2017 — 7:22 WIB
Polisi teliti miras oplosan yang disita dari rumah yang dijadikan pabrik (imam)

Polisi teliti miras oplosan yang disita dari rumah yang dijadikan pabrik (imam)

TANGERANG (Pos Kota) – Polres Metro Tangerang menggerebek rumah yang dijadikan tempat pembuatan miras oplosan di Perumahan Duren Villa, Kecamatan Karang Tengah. Puluhan drum miras ditemukan dalam penggerebekan tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan mengatakan penggerebekan dilakukan pada Kamis (4/5/2017) dinihari tadi. ‎Selain menyita barang bukti, pihaknya juga mengamankan pemilik rumah, Chong Buy Cung (46).

“Barang bukti yang disita berupa 23 drum Ciu proses vermentasi, 16 drum ciu matang, ratusan botol miras siap edar, bahan-bahan pembuat miras beserta alat pembuatannya,” kata Harry di lokasi penggerebekan.

Akibat usahanya memproduksi miras oplosan, Chong Buy diduga telah melanggar UU Pangan dan UU Perlindungan Konsumen, Permendag nomor 6 tahun 2015 tentang miras dan Perda nomor 7 tahun 2005 tentang larangan peredaran miras di Kota Tangerang.

“Keterangan pemiliknya mengaku produksi ilegalnya sudah berjalan selama satu tahun. Pengakuannya miras ini untuk acara keagamaan. Apapun alasannya, usahanya ini ilegal,” ungkap Kapolres.

Hingga sampai saat ini polisi masih memeriksa pemilik rumah. Seluruh barang bukti kemudian diangkut ke dalam truk untuk dibawa ke Satnarkoba Polres Metro Tangerang.

“Sampel miras oplosan ini akan kita tes untuk mengetahui kadar alkhoholnya. Tapi dari pengakuan pemiliknya kandungan alkhoholnya mencapai 40 persen.” ujar Harry. (imam)