Friday, 21 September 2018

Anies; Kita Tak Ingin Jakarta Jadi Kota yang Kejam

Minggu, 7 Mei 2017 — 20:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta terpilih,  Anies Rasyid Baswedan saat menghadiri acara syukuran kemenangan bersama warga Jalan Sawah Lunto, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan, Minggu (7/5/2017). (ikbal)

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Rasyid Baswedan saat menghadiri acara syukuran kemenangan bersama warga Jalan Sawah Lunto, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan, Minggu (7/5/2017). (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan, menyatakan tidak akan hanya berkonsentrasi membangun fisik Jakarta. Anies memberi penekanan lebih ke pembangunan warganya, yakni meliputi pembangunan akhlak, karakter dan budi pekerti. Anies menyatakan tidak akan membangun Jakarta namun mengorbankan kebahagiaan penghuninya.

“Kami mendengar di banyak tempat tentang beratnya hidup di Jakarta. Sulitnya hidup di Jakarta. Insya Allah kita tidak ingin membuat kota Jakarta menjadi kota yang kejam tapi kita ingin buat Jakarta kota yang ramah,” ujarnya saat perayaan kemenangan di Jalan Sawah Lunto, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan, Minggu (7/5/2017).

Menurutnya sudah seharusnya seorang gubernur berkonsentrasi untuk pembangunan warganya. Pasalnya tanpa membangun manusianya, sebuah kota meski dipenuhi gedung megah dan lengkap tidak akan tercipta sebuah kota yang hidup.

“Kalau ada kota gedungnya banyak, rumahnya banyak, bangunannya lengkap tapi kalau tidak ada manusianya namanya kota mati. Yang membuat kita hidup manusianya. Karena itulah gubermur harus memikirkan manusianya,” tambah Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berharap kemenangannya bersama Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta menjadi titik awal perubahan bagi Jakarta. Ia ingin ibukota tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun kesejahteraan manusianya. (ikbal/yp)