Saturday, 24 August 2019

PJU Perlu Ditambah

Jalan Sepanjang 1 Km Sudah Setahun Rusak Parah

Minggu, 7 Mei 2017 — 14:55 WIB
Kondisi badan Jl. Utama GDC, Sukmajaya, Depok yang rusak parah. (anton)

Kondisi badan Jl. Utama GDC, Sukmajaya, Depok yang rusak parah. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Pemakai jalan dan kendaraan yang bermukim di kawasan Cilodong, Pondok Rajeg dan Kalimulya, Kota Depok berharap Pemkot Depok meminta pengembang perumahan GDC untuk memperbaiki kerusakan badan jalan utama tersebut termasuk penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Kerusakan badan jalan utama sepanjang 1 Km di kawasan GDC yang menghubungkan wilayah Cilodong, Pondok Rajeg dan Kalimulya menuju Jalan Kartini Depok Lama maupun Depok II Tengah sudah hampir satu tahun ini kondisinya rusak parah, keluh Joko, warga Pondok Rajeg, Depok, Minggu (7/5/2017).

Hampir sebagian ruas jalan yang memiliki dua jalur atau lajur kondisinya memprihantinkan selian bergelombang juga banyak yang rusak. Bahkan, di dua lokasi yang memiliki aliran air ke anak kali badan jalan terlihat amblas.

Hal serupa juga dikatakan Amar, warga Depok, yang menilai jalan utama menuju kawasan perkantoran maupun Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kantor Imigrasi, Pengadilan Negeri Depok, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Pemadam Kebakaran dan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) selain bergelombang juga banyak yang rusak.

“Masa harus menunggu jatuh korban terlebih ahulu baru jalan diperbaiki atau ditambal,” tuturnya yang juga menilai Pemkot Depok tak serius menanggani sejumlah kerusakan badan jalan di wilayah Kota Depok serta penerangan di PJU yang ada.

Lebih parah lagi, tambah dia, kondisi badan jalan utama itu berdekatan dengan gedung wakil rakyat yang semestinya mewakili keluhan dan permintaan masyarakat. Mereka malah santai dan tak merasa memiliki beban terhadap keluhan masyarakat termasuk jika terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan badan jalan tersebut.

“Tak hanya kerusakan badan jalan tapi penerangan PJU di malam hari sama sekali kurang sehingga selain khawatir terjadi kecelakaan lalu lintas juga rawan tindak kejahatan karena malam hari gelap,” katanya.

(M5/anton/sir)