Sunday, 15 September 2019

Jembatan Amblas, Warga Perumahan Terisolir

Minggu, 7 Mei 2017 — 13:16 WIB
Kondisi jembatan menuju perumahan Pesona Serpong yang amblas dan terputus. (anton)

Kondisi jembatan menuju perumahan Pesona Serpong yang amblas dan terputus. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Warga Perumahan Pesona Serpong, Kecamatan Setu terisolir akibat jembatan yang menghubungkan ke Jalan Utama Serpong amblas dan nyaris terputus mereka berharap secepatnya diperbaiki atau dibangun jembatan sementara.

Pasalnya, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) baru ingin memperbaiki Juni 2017 mendatang.

Amblasnya jembatan menuju perumahan Pesona Serpong terjadi dua hari lalu saat hujan disertai angin kemungkinan pondasi tiang badan jembatan tergerus air saat kali meluap, kata Yudi, warga perumahan Pesona Serpong, Minggu (7/5/2017).

Rencana perbaikan, tambah bapak dua anak, ini informasi yang diterima bulan Juni 2017 mendatang jadi warga harus sabar menunggu hingga dua bulan ini. “Terlalu lama seharusnya ada dana cadangan untuk memperbaiki kerusakan jembatan atau jalan bukan menunggu lelang atau anggaran tahun 2017,” tuturnya kecewa.

Usulan perbaikan sudah dilakukan dalam musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan tahun 2016 lalu berkaitan dengan keretakan dan rawan roboh jembatan tersebut, tuturnya tapi belum mendapatkan tanggapan serius jembatan sudah amblas.

Camat Setu, Wahyudi Laksono, mengakui adanya jembatan yang amblas di kawasan perumahan Pesona Serpong yang tak dapat dilalui warga untuk melintas baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
“Rusaknya parah dan memang harus dibongkar total karena tiang pondasi penyangga jembatan yang amblas hingga terlepas dari badan jembatan,” tuturnya yang menambahkan amblasnya jembatan akibat tanah dan pondasi terkikis air saat air kali meluap dua hari lalu.

TUNGGU LELANG

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel, Retno Prawati yang sempat meninjau jembatan yang amblas mengatakan, jembatan itu sebetulnya sudah diusulkan masyarakat beberapa waktu lalu dan telah masuk dalam perencanaan perbaiki atau renovasi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017.

Usulan memang sudah masuk sejak tahun 2016 dan rencananya tahun 2017 ini diperbaiki karena kontruksi jembatan sudah sangat mengkhawatirkan dengan bentangan jembatan sekitar 18,5 X 9,6 meter. “Sekarang ini jembatan itu sudah masuk kegiatan lelang dan ditargetkan Juni 2017 langsung diperbaiki yang diperkirakan membutuhkan waktu enam bulan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat Chaerudin, mengakui bahwa jembatan yang menjadi akses warga perumahan Pesona Serpong menuju Jl. Raya Serpong dibangun melalui APBD tahun 2014. “Kini penanganannya langsung dilakukan DPU Tangsel,” tuturnya.

(anton/sir)