Wednesday, 21 November 2018

Sandi Uno

Ta’aruf Jomblo di RPTRA Akan Dibungkus Kegiatan Seni dan Olahraga

Minggu, 7 Mei 2017 — 13:04 WIB
Sandi saat hadiri suatu acara di Jalan Jenderal Sudirman. (ikbal)

Sandi saat hadiri suatu acara di Jalan Jenderal Sudirman. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno menyatakan akan tetap menggunakan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai tempat ta’aruf atau berkumpul kaum lajang alias jomblo di Jakarta.

Namun Sandi menegaskan, kegiatan yang memfasilitasi para jomblo bertemu itu akan dibalut dengan kegiatan seni dan olahraga.

Diketahui, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memiliki program Kartu Jakarta Jomblo (KJJ) sebagai wadah kaum jomblo. Anies-Sandi ingin mewadahi jomblo untuk saling bertemu, salah satunya di RPTRA. Selain fasilitasi pertemuan, KJJ juga mengarahkan pesertanya kepada kegiatan OKE OCE.

“Bentuknya adalah dibalut dalam kegiatan seni dan ‚Äémengedepankan Jakarta dan gaya hidup sehat,” kata Sandi di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (7/5/2017).

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, RPTRA memili fungsi sebagai sarana kegiatan kesenian dan olahraga. Karenanya RPTRA dapat tempat untuk bersosialisasi antarwarga dengan balutan kegiatan seni dan olahraga. Ditambahkan Sandi, dengan adanya kegiatan tersebut maka dapat menggeliatkan kegiatan di RPTRA yang dianggapnya kurang.

“Ya, kita lihat, karena salah satu fungsi RPTRA itu seni, ada juga untuk kegiatan olahraga. Dalam interaksi warga itu bisa dilakukan kegiatan yang berbalut olahraga dan kesenian, sehingga RPTRA itu kegiatannya aktif. Nah, itu yang kita harapkan di masyarakat juga,” tandas Sandi.

Sebelumnya, rencana Sandi untuk menjadikan RPTRA sebagai ajang taaruf kaum jomblo mendapat tanggapan dari wagub Djarot Saiful Hidayat. Djarot melihat kegiatan taaruf di RPTRA tidak sesuai fungsi pembangunan RPTRA. Kala itu Djarot meminta agar Sandi untuk mempelajari terlebih dahuli fungsi dari pendirian RPTRA.

(ikbal/sir)