Thursday, 15 November 2018

Tanpa SIM dan STNK, Puluhan Motor Terjaring Razia di Jakpus

Rabu, 10 Mei 2017 — 9:07 WIB
Puluhan sepeda motor yang terjaring polisi.(silaen)

Puluhan sepeda motor yang terjaring polisi.(silaen)

JAKARTA (Pos Kota) – Puluhan sepeda motor terjaring petugas Sawil Lantas dikawasan Jl Suprapto, Jl Gunung Sahari dan Jl Hasyim Ashari Roxy Mas, Jakarta Pusat.

“Ya ini hasil tangkapan dalam operasi cipta kondisi (Cipkon) selama satu bulan,”tegas Wakasat Lantas Polres Metro. Jakarta Pusat Kompol Lilik,SH, Rabu (10/5) pagi.

Razia itu berlangsung mulai pukul 22:00 wib hingga pukul  00:00n di tiga titik yang rawan Curanmor. “Kami memprioritaskan kendaraan roda dua yang rawan begal dan Cuanmor,” papar Lilik.

Sementara Bripka Yudi Istiadi, petugas piket malam,  menuturkan ada sekitar 87 unit kendaraan sepeda motor yang terjaring dalam operasi Cipkon. Petugas yang selalu gonta-ganti merazia dan di tempat rawan.

Selama sebulan berhasil menjaring puluhan sepeda motor. Rata-rata kendaraan yang diamankan itu tidak memiliki kelengkapan surat seperti SIM dan STNK. Namun ada juga motor yang tertangkap itu sudah berobah bentuk.

Karena tidak memiliki kelengkapan surat semua kendaraan itu sudah diamankan ke Pospol Satwil Lantas di lapangan banteng. Setelah berhari-hari kendaraan di kantor polisi hingga saat ini belum ada yang datang untuk mengambil. “Kalau pemilik datang membawa kelengkapan surat motor tentu akan diserahkan setelah plat nomer diperpanjang, karena ada sebagian yang plat nomernya sudah kadaluarsa,”papar  Lilik.

Akibat puluhan sepeda motor yang terjaring itu, membuat jalanan di depan Pospol Lantas menuju Jl Lapangan Banteng jadi macet karena motor yang terjaring itu di parkir berceceran hingga membuat akses jalan menuju Departemen Keuangaan jadi macet. “Ya dalam satu minggu kalau pemilik tidak datang kendaraan ini akan kami kirim ke Polda Metro Jaya karena lahan parkir lebih luas,”. Ujar Lilik.‎
(silaen/sir)