Wednesday, 21 November 2018

26 Bus Arah Puncak Dijaring di GT Tol

Sabtu, 13 Mei 2017 — 16:44 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Operasi gabungan melibatkan kepolisian Lalulintas Polres Bogor, Polisi Militer dan Dishub Kabupaten Bogor berlangsung di gerbang tol (GT) Ciawi arah puncak Minggu (13/5/2017).

Bus dan kendaraan berplat dinas yang mengarah ke Puncak dengan membawa penumpang, lalu diminta menepi di rest area KM 45, usai keluar GT (gerbang tol) Jagorawi arah Ciawi.

“Kami lakukan operasi rutin. Sasarannya, pemeriksaan kepada seluruh bus pariwisata yang bergerak ke arah Puncak atau Sukabumi,”kata AKP Hasby Ristama, Kasat Lantas Polres Bogor.

Kendaraan umum serta sopirnya yang tidak memenuhi aturan lalulintas kemudian dilakukan penindakan dengan menggunakan E- Tilang sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan.

Bus yang diketahui tidak laik jalan hasil pemeriksaan Dishub, kemudian diminta untuk menganti armada, guna membawa penumpang melanjutkan perjalanan ke tujuan.

Sedangkan bus yang tak layak, diminta betputar kembali ke arah jakarta. Tindakan ini dilakukan, guna menghindari kecelakaan yang berakibat pada hilangnya nyawa orang di jalan raya.

Pada operasi ini sebanyak 26 bus ditilang karena sopirnya tidak memiliki SIM dan kendaraan tanpa dilengkapi STNK. “Ada 7 sopir yang tak punya SIM dan 19 kendaraan tak punya STNK,” katanya.

Dari jumlah ini, PO bus Benteng Jaya,  P.O Bus  Restu, P.O Bus Langgeng Utama yang paling banyak terkena operasi. (yopi/win)