Saturday, 19 August 2017

Rencana Mobil Terbang Skydrive Dapat Dukungan Toyota

Senin, 15 Mei 2017 — 15:50 WIB
Model contoh Skydive diharapkan bisa menyalakan obor Olimpiade Tokyo 2020.

Model contoh Skydive diharapkan bisa menyalakan obor Olimpiade Tokyo 2020.

TOYOTA mengumumkan dukungan terhadap upaya sekelompok insinyur yang mengembangkan mobil terbang.

Dana sebesar 40 juta Yen atau sekitar Rp4,7 miliar akan disalurkan kepada Cartivator, grup insinyur di luar kota Toyota, Jepang tengah.

Toyota dan mitra-mitra perusahaannya sudah mencapai kesepakatan prinsip untuk mendukung proyek tersebut, seperti dilaporkan Nikkei Asian Review.

Sejauh ini, pengembangan mobil yang disebut dengan Skydrive itu menggunakan penggalangan dana umum lewat internet atau yang dikenal dengan istilah crowdfunding.

Skydrive akan menggunakan teknologi pesawat tak berawak dengan tiga roda dan empat baling-baling.

Berukuran panjang sekitar 2,9 meter dan lebar 1,3 meter, Skydrive diklaim akan menjadi mobil terbang yang paling kecil di dunia.

Perusahaan layanan taksi berbasis aplikasi, Uber, juga berupaya mengembangkan mobil terbang dengan rencana uji coba  tahun 2020 mendatang.

Skydive diharapkan bisa mencapai kecepatan terbang 100km/jam saat terbang sekitar 10 meter di atas permukaan tanah.

Satu tim yang terdiri dari 30 insinyur sukarelawan yang mengembangkan mobil terbang tersebut berharap model contohnya bisa digunakan untuk menyalakan obor Olimpiade Tokyo tahun 2020.

Hingga saat ini mobil terbang masih sebatas konsep, namun beberapa perusahaan di Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Cina, dan Jepang ingin mewujudkan ‘kisah fiksi sains’ itu menjadi kenyataan.(BBC)