Friday, 23 August 2019

Imigrasi Depok Rapat Timpora, Beji Terbanyak Mahasiswa Asing

Rabu, 17 Mei 2017 — 11:22 WIB
Kepala Imigrasi bersama Kapolsek Beji Kompol Bambang dan Danramil Pancoran mas Kapten Inf Sairi serta para Camat menggelar rapat Timpora. (Angga)

Kepala Imigrasi bersama Kapolsek Beji Kompol Bambang dan Danramil Pancoran mas Kapten Inf Sairi serta para Camat menggelar rapat Timpora. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Kepala Imigrasi Kota Depok, Dadan Gunawan menggelar rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Kecamatan Kota Depok di satu hotel di Jalan Margonda, Kota Depok, Rabu (17/5/2017) pagi.

Kegiatan rapat Timpora 11 Kecamatan ini berdasar agenda kantor Imigrasi Kota Depok anggaran tahun 2017. Tujuan dalam acara ini menurut Kepala Imigrasi Kota Depok, Dadan Gunawan, adalah sebagai langkah pengawasan orang asing di wilayah antisipasi hal tidak diinginkan terjadi.

“Bersama Timpora Imigrasi yang bersinergi beberapa instansi Polri, TNI, Muspika, dapat membantu tugas anggota kita bersama melakukan pengawasan orang asing di Kota Depok,”ujarnya kepada Poskota didampingi Kasuwasdakim Imigrasi Depok Jeacky Gerald Geruing.

Dadan mengungkapkan terbanyak ada di wilayah Kecamatan Beji yang rata-rata warga Asing asal Korea menjadi mahasiswa.

“Ada sekitar 10 WNA di tahun 2017 dari bulan Januari hingga Mei yang berhasil diamankan. Rata-rata pelanggar melebihi batas waktu kunjungan dan tidak memiliki dokument sehingga kita deportasi,”katanya.

Selain itu dari berdasarkan pemetaan kerawanan keberadaan orang asing dari 11 Kecamatan diantaranya Kecamatan Beji, dan Cipayung masuk dalam daftar paling banyak orang asing.

“Meski dapat dikatakan banyak ditempati orang asing tidak menjamin tingkat kerawanan pasti lebih terjadi di lokasi tempat tinggal orang asing diwilayah yang sedikit,”tambahnya.

“Data anggota kita ada sebanyak penundaan terhadap 76 dokument paspor ditunda lantaran diduga akan disalah gunakan saat sesi wawancara. Modus kunjungan keluarga, wisata, umroh, haji dan rata-rata jalur Timur Tengah.”
(angga/sir)