Wednesday, 13 December 2017

Remaja Ini Meninggal Usai Teguk Sejumlah Minuman Berkafein

Rabu, 17 Mei 2017 — 16:36 WIB
Davis Cripe mengkonsumsi tiga jenis minuman berkafein tinggi dalam waktu dua jam.

Davis Cripe mengkonsumsi tiga jenis minuman berkafein tinggi dalam waktu dua jam.

AMERIKA- Seorang remaja di negara bagian South Carolina, AS, meninggal dunia akibat mengkonsumsi beberapa minuman berkafein tinggi secara bersamaan, kata dokter forensik setempat.

Davis Allen Cripe yang awalnya sehat, pingsan di sekolahnya April lalu setelah mengkonsumsi secangkir kopi latteMcDonald’s, disusul segelas besar minuman ringan merek Mountain Dew, dan sebotol minuman energi kurang dari dua jam, tutur Gary Watts, yang menyelidiki kematian Cripe.

Remaja berusia 16 tahun itu meninggal karena mengalami “serangan jantung akibat kafein, yang menyebabkan kemungkinan aritmia atau detak jantung yang tidak beraturan”.

Cripe dilaporkan tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Remaja yang memiliki berat badan 90kg itu juga tidak dianggap mengidap obesitas atau kelebihan bobot tubuh.

kafaein-minum

Lembaga yang menangani kesehatan anak-anak dan remaja, The American Academy of Paediatrics memperingatkan para anak dan remaja yang mengkonsumsi sejumlah minuman energi.

“Ini bukan overdosis kafein,” kata Watts kepada kantor berita Reuters.

“Kami tidak mengatakan soal jumlah total kafein dalam sistem, hanya saja ia meminumnya dalam jangka waktu yang singkat, dan kemungkinan ia mengalami aritmia jantung saat menenggak minuman energi. ”

Kafein mungkin tidak akan dianggap sebagai faktor kematian remaja tersebut, jika saksi-saksi tidak memberi tahu petugas tentang apa yang telah diminumnya sebelum kematiannya, kata Watts.

Saksi utama tidak bisa menyebutkan merek minuman energi apa yang Davis minum, tapi ia mengatakan bahwa minuman itu diteguk dari kemasan besar.

“Kami tidak mencoba melarang orang untuk mengonsumsi kafein,” kata Watts. “Kami yakin orang-orang perlu memperhatikan asupan kafein mereka dan bagaimana mereka melakukannya, sama seperti alkohol dan rokok.”

Lembaga yang menangani kesehatan anak-anak dan remaja, American Academy of Paediatrics (AAP) memperingatkan anak-anak dan remaja yang mengkonsumsi minuman energi. Mereka mengatakan bahwa bahan-bahan yang terkandung dalam minuman tersebut belum diuji pada anak-anak dan “tak satu pun yang bisa memastikan bahwa minuman-minuman tersebut aman”.

Lembaga itu mengungkapkan bahwa minuman-minuman tersebut memiliki efek samping termasuk detak jantung tidak teratur dan perubahan tekanan darah.

Sebagian besar minuman energi mengandung kafein setara dengan tiga cangkir kopi dan sebanyak 14 sendok teh gula, kata AAP.

Davis mungkin telah mengkonsumsi sekitar 470mg kafein hanya dalam waktu kurang dari dua jam, berdasarkan statistik dari website caffeineinformer.com.

Laman itu menyebutkan bahwa latteMcDonald’s mengandung 142mg kafein, minuman Dew Mountain berukuran 570ml memiliki 90mg kafein, dan minuman energi 450ml mengandung kafein sebanyak 240mg.

Pada 2015, Otoritas Keamanan Pangan Eropa mengatakan bahwa mengkonsumsi minuman dengan kandungan kafein lebih dari 400mg dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah tinggi, detak jantung tidak teratur, tremor, kegelisahan, insomnia dan serangan panik.

Bagaimana bisa kafein membunuh? Michelle Roberts, Editor Kesehatan BBC News Online

Kafein memiliki sifat stimulan, bekerja pada sistem saraf pusat tubuh dalam beberapa menit kemudian meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kantuk.

Tapi kafein juga memiliki berbagai efek lainnya, yaitu meningkatkan detak jantung Anda dan membuat Anda merasa gelisah atau cemas.

Dan setelah Anda meminumnya, dibutuhkan waktu berjam-jam untuk membersihkannya dari sistem tubuh Anda.

Minum beberapa cangkir kopi atau minuman berkafein lainnya dalam sehari dianggap sangat aman. Namun, jika minum terlalu banyak atau banyak dalam waktu singkat, sangat berisiko.

Anda bisa mengalami overdosis kafein dan mungkin bisa menyebabkan kematian jika terlalu banyak mengkonsumsinya.

Takaran kafein hingga 400mg kafein sehari tampaknya aman bagi kebanyakan orang dewasa yang sehat. Jumlah itu kira-kira setara dengan empat cangkir kopi yang diseduh, 10 kaleng Coca-Cola atau dua minuman “energi” (walaupun kandungan kafein dari minuman bisa berbeda-beda).

Kaum remaja dan ibu hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi kafein lebih dari 400mg. Minuman berkafein juga tidak sesuai untuk balita dan anak kecil.
Tanda-tanda Anda mengalami overdosis kafein

Anda mungkin harus mengurangi kadar kafein dalam minuman Anda jika mengalami beberapa efek samping seperti:
Sakit kepala

Insomnia

Gugup

Cepat marah

Gelisah

Sakit perut

Detak jantung lebih cepat

Gemetar. (bbc)