Saturday, 21 September 2019

Butuh 111 Ribu Blanko e-KTP, Tersedia Hanya 10 Ribu di Indramayu

Kamis, 18 Mei 2017 — 10:03 WIB
Ilustrasi. (dok)

Ilustrasi. (dok)

INDRAMAYU (Pos Kota) – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu, Kamud mengemukakan, jumlah kebutuhan blanko e-KTP se-Kabupaten Indramayu sampai saat ini mencapai 111.000 keping, namun yang tersedia baru 10.000 keping, sehingga masih banyak kekurangannya.

“Saat ini Kami baru dikirim blanko e-KTP sebanyak 10.000 keping. Sedangkan kebutuhan blangko e-KTP di Kabupaten Indramayu sebanyak 111.000 keping. Jadi masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi,” katanya, dihubungi Pos Kota, Kamis (18/5/2017).

Dikatakan, kekurangan blanko e-KTP akan dipenuhi Pemerintah Pusat secara bertahap sampai akhir tahun 2017. “Ya mudah-mudahan sebelum bulan Desember 2017 kekurangan blanko e-KTP itu sudah bisa dipenuhi,” harapnya.

Menurut Kamud, Kantor Disdukcapil Kabupaten Indramayu sudah mengumpulkan para petugas Pelayanan Masyarakat (Yanmas) yang berada di 31 kecamatan yang tugasnya melayani pembuatan e-KTP. Tujuannya selain untuk memberitahukan bahwa saat ini telah hadir 10.000 keping blangko e-KTP juga agar mereka bisa mengatur bagaimana caranya menyerahan e-KTP itu kepada pemohon dalam hal ini masyarakat di wilayah kerjanya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERAKepala Disdukcapil Indramayu, Kamud. (taryani)

“Intinya petugas Yanmas di Kantor Kecamatan itu menginformasikan bahwa blanko sudah ada sehingga e-KTP sudah bisa dicetak. Tetapi jumlah blanko e-KTP nya tidak sesuai dengan kebutuhan riil di masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu kata Kamud harus ada skala prioritas, warga mana yang permohonan e-KTP nya didahulukan dan warga mana yang permohonan e-KTP nya ditunda sambil menunggu kiriman blanko e-KTP dari Pemerintah Pusat.

“Kami sudah menghitung blangko e-KTP yang ada sebanyak 10.000 keping, kalau dibagi rata untuk 31 Kecamatan maka setiap kecamatan mendapatkan bagian 14 persen dari 10.000 keping blanko e-KTP,” katanya.

Ia menambahkan, nanti pembagian blanko e-KTP 14 persen di tiap kecamatan itu diserahkan kepada masing-masing kecamatan. Pihak kecamatan yang menentukan prioritas siapa orang-orang yang permohonan e-KTP nya dicetak duluan dan siapa orang-orang yang e-KTP nya dicetak belakangan. Termasuk menentukan kapan waktunya melakukan perekaman, pemotoan atau hal-hal lain yang menjadi pertimbangan pihak kecamatan.

Semuanya cukup dilakukan di Kantor Kecamatan. “Masyarakat tidak perlu datang ke Kantor Disdukcapil Indramayu. Supaya masyarakat tidak langsung bersentuhan dengan pemroses e-KTP di Kantor Disdukcapil,” katanya.

Disdukcapil Indramayu tugasnya hanya mencetak e-KTP dan diserahkan ke petugas kecamatan. Dari petugas kecamatan kemudian diserahkan kepada desa. Dari desa baru diserahkan kepada yang bersangkutan.
(taryani/sir)