Tuesday, 25 September 2018

Jelang Puasa, Polsek Sukmajaya Santuni Anak Yatim & Dhuafa

Kamis, 18 Mei 2017 — 11:16 WIB
Kabag Ops didampingi Wakapolsek Sukmajaya AKP Syah Johan serta para unsur Muspika memberikan santunan ke anak yatim menjelang Bulan Suci Ramadhan. (Angga)

Kabag Ops didampingi Wakapolsek Sukmajaya AKP Syah Johan serta para unsur Muspika memberikan santunan ke anak yatim menjelang Bulan Suci Ramadhan. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Menyambut bulan Suci Ramadhan, jajaran Polsek Sukmajaya menggelar kegiatan bakti sosial berupa santunan sekaligus pengajian Muspika Cilodong dan Sukmajaya bersama warga, Kamis (18/5/2017) pagi.

Kapolsek Sukmajaya, Kompol IGN Bronet Ranapati,  mengatakan ada sebanyak 100 anak yatim memperoleh santunan serta 50 ibu-ibu kaum  dhuafa mendapatkan sembako.

Kegiatan ini juga turut dihadiri para tokoh agama seperti Habib Abu Bakar Alatas, Ustad Nurman S.Ag, KH. Hakim, perwakilan Polresta Depok Kabag Ops Polresta Depok, Kompol Agus Widodo, Danramil Sukmajaya serta sejumlah Muspika Camat Sukmajaya dan Cilodong bersama lurah.

“Tujuan acara ini adalah bisa membantu meringankan beban orang tidak mampu serta mendekati bulan puasa harus bersyukur dan dapat menjalaninya dengan ibadah,” tutur pria asal Bali ini.

Selain itu juga dapat sebagai meningkatkan keimanan bagi anggota Polsek Sukmajaya. “Dengan menyisihkan sebagian harta yang berlebih dengan membantu kaum sesama dapat meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai penuntu persiapan menjalankan bulan suci puasa nanti,” ungkapnya.

“Jika para unsur Muspika serta Danramil tetap menjaga sinergitas dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dapat menjaga keamanan kamtibmas wilayah aman dan kondusif.”

Sementara itu Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Depok, Kompol Agus Widodo, menambahkan dengan bekerjasama dan bersinergi semua unsur dapat ikut menjaga keamanan kamtibmas menjelang bulan suci Ramadhan ini.

“Setiap tahun trend angka kejahatan cenderung meningkat saat menjelang bulan puasa dan Lebaran. Biasa yang perlu diantisipasi jajaran adalah kerawanan kamtibmas tawuran dan pencurian rumah kosong,”ungkapnya.

Sebagai antisipasi warga di lingkungan, lanjut Agus Widodo ini berharap dapat mengaktifkan pengamanan swakarsa dengan menggalakkan sistem ronda siskamling di masing-masing wilayah.

(angga/sir)