Wednesday, 14 November 2018

Lagi Dua Bandar Sabu Ditembak Mati Polda Sumatera Utara

Kamis, 18 Mei 2017 — 19:05 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memaparkan pengungkapan dua kg sabu

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memaparkan pengungkapan dua kg sabu

MEDAN (Pos Kota)- Ketegasan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dalam menumpas bandar narkoba kembali terbukti.

Selain menembak mati kedua bandar narkoba masing-masing berinisial MR,22 dan M,23, petugas menyita barang bukti 2 kg sabu-sabu, senjata api revolver rakitan dan 5 butir amunisi aktif.

“Dua bandar narkoba asal Aceh ditembak mati di kawasan Kompleks Torganda, Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Sunggal. Keduanya ditembak mati karena melawan petugas. Tindakan tegas ini bukan hanya sebagai bentuk efek jera, tapi juga bukti keseriusan kami terhadap bahaya narkoba,”ungkap Rycko kepada wartawan, Kamis (18/5).

Disebutka Rycko, Polda Sumut konsisten dalam hal pemberantasan narkoba. Pasalnya, lebih baik mencegah daripada tidak sama sekali. Dan tindakan ini sebagai bentuk untuk melindungi masyarakat Sumut dari bahaya narkoba.

Awalnya, polisi mendapat informasi warga yang mencurigai keberadaan sebuah rumah yang dijadikan gudang. Lalu, polisi meluncur ke lokasi dan melakukan penyelidikan.

Kedua tersangka langsung ditangkap. Namun, polisi mengambil inisiatif saat tersangka berusaha menyerang petugas. Ternyata, keduanya sempat mengambil pistol rakitan yang ada di dalam tas ransel.

“Di dalam gudang polisi melihat ransel. Dalam hitungan detik, kedua pelaku mencoba mengambil senjata api dari ransel tersebut. Lalu, polisi menembak mati kedua bandar narkoba itu,”kata Rycko.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti 2 kg sabu dikemas dalam sebuah plastik transparan, agar terlihat seolah-olah seperti gula.

Jenderal bintang dua ini menambahkan sudah 11 bandar narkoba telah ditembak mati di Sumatera Utara. “Ini membuktikan Polda Sumut akan mengambil tindakan tegas terhadap bandar narkoba,”tutupnya. (samosir)