Tuesday, 25 September 2018

Djarot: Bukan Tim Transisi, Anies-Sandi yang Menyurati Minta Bertemu

Jumat, 19 Mei 2017 — 13:18 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta,  Djarot Saiful Hidayat

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan tim sinkronisasi yang dibentuk Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Djarot juga membantah, tim yang dipimpin Sudirman Said itu telah bersurat untuk melakukan pertemuan dengannya.

Mantan Walikota Blitar ini baru mendapatkan undangan yang mengatasnamakan Anies dan Sandi untuk melakukan pertemuan. Namun Djarot belum menjadwalkan waktu pertemuan tersebut.

“Tidak (ada) yang menyurati saya, bukan tim sinkronisasi. Yang menyurati saya itu Pak Anies-Sandi, untuk bersilaturahmi. Kami akan jadwalkan,” kata Djarot di Balaikota Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Lebih lanjut, Djarot enggan memgomentari polemik tentang pembentukan tim sinkronisasi oleh pihak pemenang Pilkada DKI Jakarta itu. Djarot mengaku saat ini tengah memfokuskan diri menyelesaikan program kerja sebelum masa jabatan berakhir, Oktober 2017.

“Untuk urusan Anies-Sandi itu urusan sendiri ya, kami bisa fokus. Nanti itu akan kami jelaskan sendiri,” imbuh Djarot.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan akan bertemu dengan pihak legislatif dan pemerintah pusat untuk menyamakan persepsi menghadapi masa peralihan masa jabatan gubenur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Kami akan ketemu dengan pimpinan DPRD, ketua fraksi dan kita undang Kemendagri agar kita punya presepsi yang sama, supaya tidak ada saling klaim dan komplain. Kami ini selalu taat pada peraturan,” pungkas Djarot. (ikbal/yp)