Tuesday, 23 May 2017

KPK Pernah Lindungi dan Gaji Mico

Jumat, 19 Mei 2017 — 20:51 WIB
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah.

JAKARTA (poskotanews.com) – Nama Mico Fanji Tirtayasa, yang namanya disebut-sebut terseret kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, bukan nama asing di lembaga anti rasuah ini. Bahkan Mico pernah mendapat perlindungan dan gaji dari KPK.

“KPK pernah memberi perlindungan terhadap Mico. Ini memang tugas dan kewenangan KPK sesuai Pasal 15 huruf A UU 30 tahun 2002 untuk menberikan perlindungan terhadap saksi pelapor yang kasusnya ditangani KPK,” jelas juru bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (Jumat (18/5).

Menurut Febri dalam UU Perlindungan Saksi dan Korban disebutkan norma mengenai hak mendapat penggantian biaya hidup dari saksi yang dilindungi.

“Saat itu saksi diletakkan di safe house. Karena tekanannya cukup luar biasa saat itu dan yang bersangkutan tidak bisa memberikan penghasilan dan nafkah bagi keluarganya KPK memberikan bantuan hidup sekitar Rp1,2 juta-1,7 juta,” katanya.

Tapi bantuan dan perlindungan terhadap Mico diputus karena terjadi pelanggaran beberapa perjanjian. Mico dianggap tidak koperatif terkait proses penyidikan di KPK bahkan sulit dilhadirkan di persidangan. (us)