Friday, 24 November 2017

Lewat Kuasa Hukumnya, Firza Husein Kembali Bantah Soal Chat Pornografi

Jumat, 19 Mei 2017 — 18:41 WIB
Firza Husein di Polda Metro Jaya.  (dok. yendhi)

Firza Husein di Polda Metro Jaya. (dok. yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah dijadikan tersangka atas kasus dugaan pornografi, melalui kuasa hukumnya Firza Husein menegaskan bahwa chat berisi konten pornografi serta foto bugil yang mirip dirinya adalah tidak benar. Ia sebut ada unsur kesengajaan penyidik untuk membangun sebuah kasus.

Azis Yanuar, kuasa hukum Firza menyebutkan, kliennya mengaku tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan terhadap dirinya. Pasalnya, handphone Firza telah disita sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perencanaan makar.

“Terkait foto-foto dan chat yang diduga mengandung unsur pornografi yang melibatkan nama dan foto atau gambar mirip FH maka selaku kuasa hukum perlu kami tegaskan bahwa FH tidak pernah membuat, menyimpan dan menyebarkan photo atau WA (WhatsApp) chat yang berisi content pornografi,” kata Azis dalam keterangan tertulis yang diterima Poskotanews.com, Jumat, (19/5/2017).

pengacara-firza-husein

Azis Yanuar, kuasa hukum Firza

Hal tersebut lanjut Azis, sesuai isi keterangan Firza dalam berita acara pemeriksaan (BAP) saat diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

“Dengan demikian apabila ada pihak yang masih tetap menyebarkan informasi bahwa FH yang membuat dan menyebarkan, maka informasi yersebut adalah informasi yang bersifat non yuridis formil dan opini jahat yang menyesatkan,” lanjutnya.

Menurutnya, barang bukti HP milik Firza telah disita oleh penyidik saat menjadi tersangka kasus dugaan makar pada 2 Desember 2016 silam. Jadi, chat itu ia sebut tidak benar telah dibuat oleh Firza dan sengaja dilakukan oleh penyidik untuk membangun sebuah kasus.

“Sehingga content pornografi yang beredar luas baik dalam bentuk chat maupun foto diduga terkait dan mirip FH muncul setelah hp dan WA disita pihak Kepolisian. Dan merupakan hasil “case building” dari pihak penyidik yang semula menyidik tindak pidana makar terhadap FH,” pungkasnya. (Yendhi)