Sunday, 25 June 2017

KM Mutiara Sentosa Terbakar, Dirjen Perhubungan Laut Berang

Sabtu, 20 Mei 2017 — 8:39 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono mengaku prihatin karena masih terulangnya kejadian terbakar kapal penumpang di perairan Indonesia. Seperti yang dialami KM. Mutiara Sentosa 1 dengan rute pelayaran Surabaya – Balikpapan yang terbakar pada hari Jumat (19/5) pukul 16.00 WIB

Menurutnya, berbagai upaya dalam peningkatan keselamatan pelayaran telah dilakukan seperti melakukan uji petik kelaiklautan kapal oleh tim marine inspector Ditjen Hubla yang dilakukan secara berkala terutama menjelang angkutan laut Lebaran yang telah dimulai dari tanggal 17 April sampai dengan 30 Juni 2017.

Dia berharap faktor keselamatan pelayaran harus benar-benar dilaksanakan oleh semua pihak baik regulator, operator maupun pengguna jasa transportasi laut.

Diakuinya kejadian terbakarnya KM. Mutiara Sentosa 1 menandakan belum sepenuhnya pelaksanaan aturan keselamatan pelayaran dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“Kami selaku regulator telah mengeluarkan aturan-aturan keselamatan dan semestinya menjadi tanggung jawab bersama di dalam pelaksanaan dan penegakan aturan tersebut oleh operator maupun masyarakat pengguna jasa,” pinta Tonny.

Kedepan, Dirjen Tonny akan memperketat dan mengevaluasi aturan-aturan keselamatan pelayaran serta melakukan law enforcement yang tegas.

Untuk itu, Dirjen Tonny menginstruksikan kepada jajarannya agar menindak pelanggaran atas kelalaian terhadap keselamatan pelayaran tanpa kompromi.

Kapal KM. Mutiara Sentosa 1 mikik PT. Atosim Lampung Pelayaran Surabaya terbakar pada posisi 05.33.845 S dan 114.31.271E sekitar 3 mil Timur Laut Pulau Masalembu.

Kapal dengan berat GT. 12.365 memiliki panjang 134 m dan lebar 21 m merupakan jenis kapal penumpang berbendera Indonesia dengan IMO number 8718471 yang dinakhodai oleh Eddy Sarwoto yang berangkat dari Surabaya pada hari Kamis (18/5) pukul 23.41 WIB dengan tujuan Balikpapan dengan Anak Buah Kapal berjumlah 37 orang dan 80 unit kendaraan terdiri dari sepeda motor (2 unit), mobil kecil (21), truk sedang (10) dan truk besar (47).

Penyebab terbakarnya KM. Mutiara Sentosa 1, tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan investigasi awal penyebab terbakarnya KM. Mutiara Sentosa 1 di perairan Masalembu, Jawa Timur. (dwi)