Tuesday, 20 November 2018

Setelah Cabut Banding, Ahok Mundur Dari Gubernur DKI

Rabu, 24 Mei 2017 — 11:59 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjelang dipindah ke Rutan Brimob.

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjelang dipindah ke Rutan Brimob.

JAKARTA (Pos Kota) – Selain mencabut upaya banding atas kasusnya, Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama juga telah mengambil langkah tidak kalah besar. Ahok memutuskan memgundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur.

Sejak diputuskan bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama oleh majelis hakim PN Jakarta Utara dan mendekam di tahanan, status Ahok sebagai Gubernur Jakarta langsung dinonaktifkan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ditunjuk Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sebagai pelaksana tugas (Plt) gubernur.

Menurut, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kebijakan Publik Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DKI Jakarta, Bambang Waluyo Djojohadikusumo, surat pernyataan mundur sudah ditandatangani Ahok.

“BTP juga sudah menandatangani surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatan Gubernur DKI,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (24/5/2017).

Bambang yang menjenguk Ahok di tahanan Mako Brimob, Selasa (23/5/2017) kemarin mengatakan sempat mendiskusikan hal tersebut. Menurut Bambang, keputusan tersebut diambil Ahok demi kepentingan DKI Jakarta.

“Kami diskusi kemarin dari Ashar sampai Maghrib. BTP tetap tegar, kuat dan seperti yang sudah-sudah. Dia tetap mengedepankan kepentingan masyarakat DKI,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, seyelah surat pengunduran Ahok dikirim, maka Djarot akan segera dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta definitif menggantikan Ahok. “Maka dengan demikian Djarot akan segera dilantik sebagai Gubernur DKI definitif,” tutup Bambang.
(ikbal/sir)