Thursday, 15 November 2018

Dosa Pelaku Bom Bunuh Diri Berlipat-lipat

Kamis, 25 Mei 2017 — 19:19 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.

JAKARTA (poskotanews.com) -Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyebutkan jika pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu orang Islam, maka dosanya bisa berlipat-lipat.

“Versi Nahdhatul Ulama, dosanya dua kali, dosa berbuat krimimal dan dosa melakukan kebohongan dengan atas nama agama Islam,” kata Said Aqil di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (25/5/2017).

Dalam Islam, kata Said Aqil, orang yang paling jahat adalah orang yang melakulan kebohongan dengan mengatasnamakan agama Islam. “Sejahat-jahatnya orang adalah orang yang berbohong dengan atas nama Islam,” kata dia.

Pihak kepolisian menyatakan telah mengetahui identitas dua tersangka pelaku peledakan bom itu. Saat ini DNA (deoxyribonucleic acid) tersangka pelaku sedang dicek. Polisi juga mengatakan bahwa bahwa dua ledakan itu merupakan bom bunuh diri.(us)