Thursday, 27 June 2019

Terobos Lokasi Bom Kampung Melayu, Bapak-Anak Dianggap Mau Piknik

Kamis, 25 Mei 2017 — 12:06 WIB
Warga sibuk memotret di lokasi bekas ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. (ikbal)

Warga sibuk memotret di lokasi bekas ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. (ikbal)

JAKARTA  (Pos Kota) – Hingga siang hari, sekitar pukul 11:10, warga terus berdatangan ke lokasi ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta  Timue, Kamis (25/5/2017).  Tak sedikit yang membawa anak.

Meski telah dibatasi dengan garis polisi, beberapa warga menerobos garis kuning itu karena ketidaktahuannya. Seorang pria berhelm dan anaknya yang masih kecil kedapatan masuk ke daerah terlarang. Ia dengan santai berjalan mendekat ke lokasi ledakan.Satu tangannya menggenggam HP putih.

Melihat itu, polisi langsung meminta bapak dan anaknya itu keluar dari poilce line. “Heh Pak ngapain? Ya Allah, bawa Anak kecil lagi. Mau piknik? Ini bukan tempat piknis,” hardik petugas dengan tangan memberi tanda untuk menjauh.

Merasa bersalah, pria tersebut bergegas menggandeng anak perempuannya untuk keluar area. Keduanya berjalan cepat.

Warga lainnya yang datang tidak menyia-nyiakan dengan mengabadikan lokasi kejadian melalui handphone. Tidak perempuan, tak lelaki. anak muda maupun orangtua, banyak yang melakukannya. Bahkan tidak sedikit warga yang meminta rekannya untuk mengambil gambar dengan latar belakang  lokasi.

Salah satu yang menjadi buruan warga untuk difoto yakni sebuah motor Megapro putih bernopol B 4781 TEZ di dalam area garis polisi. Pasalnya di tubuh motor tersebut berlumur bercak darah akibat ledakan tersebut.

“Saya mau naikin gambar di Instagram,” ujar Aci, warga Matraman. “Biar yang jahat-jahat itu tau, kita nggak takut diteror begini.”

Bom bunuh diri meledak di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu (24/5/2017) sekira pukul 21:00. Akibat ledakan tersebut, tiga polisi gugur saat menjalankan tugas pengamanan pawai obor di sekitar lokasi.

Dua orang yang diduga pelaku bom bunuh diri juga tewas di tempat kejadian. Jenazah keduanya dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi. (ikbal/yp)