Friday, 16 November 2018

Lahan Terbatas, Kebayoran Baru Hanya Punya 1 RPTRA

Minggu, 28 Mei 2017 — 18:06 WIB
Warga Cipete Utara saat Tasyakuran RPTRA Taman Sawo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (rachmi)

Warga Cipete Utara saat Tasyakuran RPTRA Taman Sawo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Keterbatasan lahan, Kecamatan Kebayoran Baru saat ini baru memiliki 1 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yakni RPTRA Taman Sawo di Kelurahan Cipete Utara, Jakarta Selatan.

Kondisi ini tentu saja membuat cemburu warga lain yang tersebar di sembilan kelurahan di Kebayoran Baru. Misalnya di Kelurahan Melawai yang merupakan sentra perdagangan karena terdapat pusat perbelanjaaan Blok M.

“Kami ingin seperti warga di Cipete Utara yang memiliki fasilitas RPTRA sebagai sarana interaksi warga dari segala usia,” kata Johan, warga Melawai, Minggu (28/5/2017).

Wakil Walikota Jakarta Selatan, Irmansyah, mengakui Pemko Jakarta Selatan tengah berupaya membangun sarana publik yakni RPTRA di seluruh kelurahan. Di Jakarta Selatan ada 65 kelurahan dari 10 kecamatan.

“Memang masih banyak kelurahan di Jakarta Selatab yang belum ada RPTRA karena lahan terbatas. Namun kami tetap mengupayakan menghadirkan RPTRA senagai oase bagi warga khususnya di permukiman padat penduduk,” katanya saat Tasyakuran di RPTRA Taman Sawo, Cipete Utara.

Untuk itu kata Irmansyah, ia berharap warga Cipete Utara dapat bersyukur dengan keberadaan RPTRA Taman Sawo dan memanfaatkannya secara optimal.

“Kita harus bersyukur meski di Kebayoran Baru baru ada 1 RPTRA tapi berfungsi dengan baik dan sudah pula mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan warga dari berbagai usia,” ungkap wakil walikota jaksel.

Moh. Yohan, Lurah Cipete Utara, menambahkan minat masyarakat berkunjung ke RPTRA Taman Sawo terus meningkat. Rata-rata per hari jumlah pengunjung mencapai 360 orang.

“Selain individu, RPTRA juga makin diminati berbagai pihak yang mengadakan acara sosial kemasyarakatan dan pelatihan dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan,” ujarnya. (rachmi/yp)