Wednesday, 24 April 2019

Penganiayaan di Tangsel Bukan Dilakukan Gangster

Minggu, 28 Mei 2017 — 17:17 WIB
Kapolresta Tangsel AKBP Fadli Widiyanto. (anton)

Kapolresta Tangsel AKBP Fadli Widiyanto. (anton)

TANGSEL (Pos Kota) – Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Fadli Widiyanto, memastikan penganiayaan yang terjadi di wilayahnya bukan ulah gangseter. Sejumlah pelaku telah diamankan.

“Yang kita amankan itu pelaku tindak kriminal yang menggunakan sejata tajam. Pemakaian kendaraan bermotor dilakukan untuk memudahkan melarikan diri,” ujarnya, Minggu (28/5/2017). “Jadi bukan gangseter.”

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan pelaku diketahui bukan gangster karena tak terorgabisir, tak memiliki pemimpin, tak ada markas, tak punya identitas kelompok dan juga tak ada ciri khusus kelompoknya serta tak ada keanggotaan tetap.

“Jadi bukan gangster,” ujarnya. “Masyarakat tak perlu cemas, di Tangsel sampai sejauh ini tak ada gangster sepeda motor.”

Ia berharap warga yang melihat tindak kejahatan bisa segera melapor ke polisi. Termasuk bila melihat ada tawuran.

Ia juga memastikan polisi telah melakukan tindakan prefentif mulai dari patroli bahkan penjagaan di titik rawan tongkrongan anak-anak muda bermotor. Begitu juga daerah rawna tawuran.

“Razia juga kami gencarkan. Bula melakukan pelanggaran maka akan dilanjutkan proses hukum.”

Sebelumnya, tiga pemuda bermotor ditangkap polisi karena membacok warga di Ciputat, Tangsel, pada Minggu, 28 Mei 2017. (yp)