Monday, 24 September 2018

Gunakan UU Pilkada

Hentikan Ahok, DPRD DKI Paripurna Istimewa Rabu Besok

Selasa, 30 Mei 2017 — 13:42 WIB
Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta.(ikbal)

Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta.(ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta, menetapkan rapat paripurna istimewa yang membahas pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama akan digelar pada Rabu (31/5/2017) besok pukul 14:00 wib.

Dalam rapat istimewa juga akan diusulkan pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjadi gubernur definitif. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Bamus, Prasetyo Edi Marsudi dan Wakil Ketua Bamus, M. Taufik serta Triwisaksana, hadir pula pihak eksekutif diantaranya Sekretaris Daerah dan beberapa SKPD Pemprov DKI Jakarta.

“Rapat paripurna istimewa pengunduran dri Ahok dan pengajuan Wagub Djarot ā€ˇmenjadi Gubernur DKI sisa jabatan 2012 – 2017 akan dilaksanakan pada Rabu pukul 14.00,” ujar Prasetyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Dalam rapat juga disepakati, dalam pengunduran diri Ahok, DPRD akan menggunakan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, pasal 173 yang mengatur pemberhentian kepala daerah.

Pasal 173 ayat 1 menyebutkan, wakil gubernur menggantikan gubernur yang berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan. Sdangkan Pasal 173 ayat 2 menyebut DPRD provinsi menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan wakil gubernur menjadi gubernur kepada presiden melalui menteri untuk disahkan pengangkatannya sebagai gubernur.

Menanggapi penggunaan pasal tersebut, pihak eksekutif yang diwakili Sekda, Saefullah menyatakan sepakat dengan usulan penggunaan UU pilkada tersebut. Pada prinsipnya, sebut Sekda, eksekutif menginginkan pergantian berjalan cepat agar roda pemerintahan tidak terganggu.

“Memperhatikan apa narasi yg disampaikan oleh ketua, masukan UU 10/2016. Eksekutif setuju bila rapat paripurna istimewa dilaksanakan besok. Makin cepat makin baik, agar roda pemerintahan berjalan stabil,” tandas Saefullah.

(ikbal/sir)