Sunday, 23 September 2018

Ini Dia Tips Dokter Kurangi Bau Mulut Saat Puasa

Rabu, 31 Mei 2017 — 11:30 WIB
Kepala Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Drg Dewi Isnawati. (mo1)

Kepala Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Drg Dewi Isnawati. (mo1)

DALAM berpuasa banyak hal yang dikeluhkan oleh kebanyakan orang, Seperti bau mulut. Kadang orang takut berdialog dengan orang lain, karena merasa aroma mulut tidak nyaman. Bagaimana ya menanggulanginya?

Bau mulut saat puasa terkadang menjadi hal yang mengganggu pada sebagian orang. Tak bisa dipungkiri, bahwa setiap orang yang berpuasa pasti mengalami ini. Namun, dari mana bau mulut kita berasal? Bagaimana tips untuk menguranginya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Drg Dewi Isnawati, membagi tips menarik untuk mengurangi bau mulut pada orang puasa. Bau mulut ternyata selain berasal dari dalam mulut ternyata juga berasal dari lambung.

“Bau mulut yang ada di manusia selain dari rongga mulut, ada juga berasal dari lambung kita. Dikarenakan asam lambung yang banyak, membuat mulut kita menjadi beraroma tidak sedap.” ujarnya.

Selain asam lambung yang berlebih, gigi yang berlubang juga menjadi pemicu terjadinya bau mulut. “Gigi berlubang juga bisa jadi pemicu bau mulut. Kalau ada gigi berlubang, otomatis ada bakteri yang berkembang disitu. Sehingga bau mulut jadinya.” sambungnya.

Tips untuk menjaga mulut agar tidak bau saat berpuasa.

Menjaga mulut saat bulan puasa sangat bermanfaat, selain menjaga kesegaran mulut, menjaga agar mulut sehat dan tidak bau, adalah hal yang penting di lakukan.

Membersihkan rongga mulut dengan menyikat gigi, atau berkumur obat kumur, menjadi langkah awal menjaga mulut agar tidak bau.

“Agar tidak bau mulut, sebaiknya kita perbanyak minum air putih saat sahur, setelahnya menyikat gigi, bisa juga menggunakan obat kumur, dan jangan lupa membersihkan lidah” kata Kapuskesmas Kecamatan Jagakarsa ini.

Selain menjaga gigi menghindari makanan yang memicu bau mulut juga harus dihindari. “Makanan yang di hindari yaitu makanan yang memicu asam lambung menjadi banyak. Contohnya, pisang Ambon, kol, atau makanan yang sulit dicerna” tambahnya.
Menjaga kenyamanan mulut agar tidak bau adalah hal penting yang harus dijaga. Karena dengan mulut yang nyaman kita bisa berbincang dengan bebas dengan orang lain tanpa takut harus menganggu kenyamanan lawan bicara kita.
(mo1/sir)