Saturday, 17 November 2018

Ujaran Kebencian di Akun Ali Muat Nama Kapolri dan SARA

Kamis, 1 Juni 2017 — 23:00 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. (yendhi)

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. (yendhi)

LAMPUNG (Pos Kota) – Polda Lampung lewat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan penindakan hukum kepada tersangka hate speech atau ujaran kebencian, M Ali Amin Said (35).

“Penindakan ini diawali kerja cyber patrol dari Cyber Crime Polda Lampung menemukan postingan status di media sosial Facebook dengan nama akun Ali Faqih Alkalami yang dimiliki tersangka MAMS. Tersangka telah menyebarkan info elektronik yang menimbulkan kebencian, permusuhan, bermuatan SARA dab bersifat mengancam seseorang,” kata Dirreskrimsus Kombes Rudi Setiawan dalam ekspos di gedung Krimsus Mapolda Lampung, Kamis 1 Juni 2017.

Status yang memuat nama Kapolri Jenderal M Tito Karnavian tersebut diposting tersangka pada 29 Mei 2017. Cyber Crime bergerak menelusuri dan jajaran memperoleh data lengkap dari mana tersangka memposting status negatif tersebut berikut lokasi. Kemudian menangkap tersangka pada Rabu sore 31 Mei 2017 di rumah tersangka di Desa Way Kalam Kecamatan Penegahan Kabupaten Lampung Selatan.

“Bersama tersangka, kami sita sebagai BB satu smartphone yang digunakan tersangka untuk memposting status negatif itu, ┬ákemudian laptop, kartu identitas dan empat rekening tabungan. Saat ini kami masih kembangkan kaitan antara BB termasuk kemungkinan status tersebut jadi saluran tersangka memperoleh pendapatan,” lanjut Rudi menjelaskan dengan didampingi Kabid Humas Kombes Sulistyaningsih.

Kepada tersangka bertubuh besar tapi selalu diam dan menundukkan wajah dari kamera itu dikenakan Pasal 45A ayat (2) dan Pasal 45B UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukuman minimal enam tahun untuk pria yang harus menghadapi resiko dari ketidakbijaksanaannya dalam bermedia sosial. (Koesma/win)