Sunday, 21 October 2018

LBH GP Ansor: Bocah Korban Persekusi Tak Punya Niat Jahat

Jumat, 2 Juni 2017 — 15:06 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Bocah lelaki 15 tahun yang menjadi korban persekusi mendapat pendampingan hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor.

Achmad Budi Prayoga, anggota LBH GP Ansor, mengatakan mengingat korban masih di bawah umur tidak sepantasnya mendapat perlakuan senonoh dari sekelompok orang dewasa. Apalagi mendapat tindakan kekerasan.

“Ia harus diberikan edukasi. Bukan intimidasi,” kata Achmad saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/6/2017).

Ia menuturkan untuk mengantisipasi korban tidak lagi melakukan kesalahan yang sama, ia telah memberikan pemahaman pada anak itu terkait cara bijak penggunaan media elektronik khususnya media sosial.

“Kita harus menyadari bahwa dia ini anak-anak. Masih memiliki kesadaran dan kepekaan menggunakan media sosial yang baik. Saya kira dia ini tidak ada niat jahat untuk menyudutkan kelompok tertentu,” tandasnya.

(Baca: Sugito: FPI Tidak Benarkan Persekusi)

Video aksi persekusi dilakukan sekelopok orang simpatisan ormas Islam kepada bocah ini viral di media sosial. Anak ini dituduh menghina FPI dan ulama yang diunggah dalam akun Facebook pribadinya. Tidak hanya dikerumuni sejumlah orang dewasa dengan disuruh meminta maaf serta membuat surat pernyataan, ia juga mendapat lontaran kata-kata intimidasi serta kekerasan fisik berupa pukulan.

Polisi langsung bertindak, hasilnya dua orang berhasil dicokok yang diduga pelaku persekusi terhadapnya. Saat ini dua orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Sementara korban bersama keluarga dievakuasi ke tempat yang aman. (yendhi/yp)