Wednesday, 14 November 2018

Tersangka Persekusi Akui Tidak Tahu Korban Usianya 15 Tahun

Jumat, 2 Juni 2017 — 22:16 WIB
Tersangka persekusi di diperiksa Polda Metro

Tersangka persekusi di diperiksa Polda Metro

JAKARTA (Pos Kota) –   Abdul Majid (22) dan Mat Husin alias Ucin (47) yang ditetapkan tersangka oleh penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena melakukan persekusi terhadap PMA bocah 15 tahun di kantor RW Cipinang Muara, Jakarta Timur mengaku memukul korban secara spontanitas.

Anggota Front Pembela Islam (FPI) ini, mengaku sakit hati atas tindakan korban yang menghina FPI dan ulama. Ia juga mengaku tidak mengetahui jika PMA masih berusia 15 tahun.

“Karena posisi saya. Saya tidak tau kalau dia (korban) ini anak kecil. Karena postur badan dia besar gitu. Mungkin kalau dia anak kecil mungkin saya gak tega gitu,” katanya kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (2/6/2017).

Aksi kekerasan tersebut ia juga akui tidak ada unsur perencanaan. Ia hanya diajak oleh temannya untuk melakukan persekusi terhadap PMA di kantor RW 03, Cipinang Muara, Jakarta Timur, karena korban telah mengejek pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

“Saya kesal sama dia. Dia kenapa ganggu agama kita. Ketika dia menghina dan menantang seperti itu” jelas AM.

Video aksi persekusi dilakukan ormas Islam kepada PMA jadi viral di media sosial, bocah 15 tahun tersebut dituduh menghina FPI dan ulama yang diunggah di akun Facebook pribadinya. Tidak hanya dikerumuni sejumlah orang dewasa dengan disuruh meminta maaf dan membuat surat pernyataan, PMA juga mendapat lontaran kata-kata intimidasi serta kekerasan fisik berupa pukulan.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 lembar fotokopi kartu keluarga, 2 jaket, 1 topi, dan 1 kartu anggota Front Pembela Islam (FPI).

Pelaku dijerat pasal berlapis yakni Pasal 80 Ayat 1 jo Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP. (Yendhi)