Sunday, 15 September 2019

Jokowi : Persekusi Dibiarkan, Indonesia Bakal jadi Negara Barbar

Sabtu, 3 Juni 2017 — 19:04 WIB
Presiden Joko Widodo (reuters)

Presiden Joko Widodo (reuters)

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi menegaskan Indonesia bisa menjadi negara barbar kalau persekusi dibiarkan. Persekusi adalah perbuatan yang berlawanan dengan azas-azas hukum negara.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutan di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur Sabtu (3/6). “Sangat berlawanan dengan azas-azas hukum negara, jadi perorangan maupun kelompok-kelompok, maupun organisasi apapun, tidak boleh main hakim sendiri, tidak boleh,” ucap Presiden.

Terlebih lagi bila mengatasnamakan penegakan hukum, “Tidak ada, tidak boleh dan tidak ada. Kita bisa menjadi negara barbar kalau hal seperti ini dibiarkan,” ujar Presiden menambahkan.

Jokowi menjelaskan bahwa dirinya sudah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pelaku persekusi. “Tidak boleh hal-hal seperti itu dibiarkan,” ucap Presiden.

Oleh karenanya , Jokowi meminta kepada siapapun, baik individu, kelompok maupun organisasi masyarakat dari kelompok manapun untuk segera menghentikan aksi persekusi.

“Hentikan dan semuanya serahkan persoalan-persoalan yang akan datang itu kepada aparat hukum, kepada Kepolisian,” kata Presiden. Sebelumnya, MUI juga melarang perbuatan persekusi karena bertentangan dengan nilai-nilai hukum positif dan agama melarangnya. (Johara)